YASRITA (2001) HUBUNGAN UMUR IBU, JARAK KEHAMILAN, PENGETAHUAN TENTANG GIZI, STATUS GIZI, DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG BERSALIN RSUD JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
YASRITA.pdf

Download (14MB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang indah dan ajaib ketika kehidupan dimulai dan berkembang didalam rahim seorang wanita. Kehamilan terjadi kalau ada pertemuan dan persenyawaan antara sel telur (ovum) dan sel mani (spermatozoa).

Dari sekian faktor yang menyebabkan BBLR salah satu diantaranya yaitu usia ibu saat hamil kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun. Dimana pada usia ini alatalat tubuh wanita belum cukup matang, rahim belum kuat untuk berkontraksi dan besarnyapun belum penuh. Dengan demikian rahim belum mampu menggendong bayi di dalamnya.namun kehamilan juga tidak boleh terjadi pada usia lebih karena pada usia ini sering timbul penyakit dan alat kandungannya mulai melemah. Atau faktor lain seperti pengetahuan tentang gizi, status gizi yang kurang yang dapat menentukan baik tidaknya pertumbuhan janin didalam kandungan.

Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu, jarak kehamilan, pengetahuan gizi, status gizi, dengan BBLR di ruang bersalin RSUD Jayapura.

etode ini adalah "DESKRIPTIF ANALITIK" yang di gunakan pada penelitian dengan pendekatan "CROS SECTIONAL STUDY" hipotesa nol apabila tidak ada hubungan umur ibu, jarak kehamilan, pengetahuan gizi, status gizi dengan BBLR di ruang bersalin RSUD Jayapura dan hipotesa alternatif apabila ada hubungannya.
Instrumen pengukuran variabel dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Subyek dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir rendah. Lokasi penelitian dilakukan diruang bersalin RSUD Jayapura. Waktu penelitian mulai tanggal 3 - 22 september 2001 pelaksanaan di lakukan dengan
menjalankan Quisioner pada ibu yang mempunyai bayi berat badam lahir rendah. Analisa data yang di gunakan adalah uji chi square menghitung nilai x 2 variabel yang di teliti berdasarkan jumlah.

Setelah dilakukan penelitian maka di ketahui bahwa dari 30 responden yang di observasi 9 (30%) responden yang umur < 20, >35 tahun dan 21(70 %) responden yang umur 20-35 tahun. Jarak kehamilan <2 tahun 5 (45,5%)dan >2 tahun sebanyak 6(54,5%). Dan 19 responden tanpa jarak kehamilan karena anak pertama. Pengetahuan gizi yang baik sebanyak 12 (40%) responden dan pengetahuan gizi kurang 18 (60 %) dan status gizi baik sebanyak 24 (80%) serta status gizi kurang 6 (20%) dari 30 responden yang di observasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Kehamilan merupakan suatu proses yang indah dan ajaib ketika kehidupan dimulai dan berkembang didalam rahim seorang wanita. Kehamilan terjadi kalau ada pertemuan dan persenyawaan antara sel telur (ovum) dan sel mani (spermatozoa). Dari sekian faktor yang menyebabkan BBLR salah satu diantaranya yaitu usia ibu saat hamil kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun. Dimana pada usia ini alatalat tubuh wanita belum cukup matang, rahim belum kuat untuk berkontraksi dan besarnyapun belum penuh. Dengan demikian rahim belum mampu menggendong bayi di dalamnya.namun kehamilan juga tidak boleh terjadi pada usia lebih karena pada usia ini sering timbul penyakit dan alat kandungannya mulai melemah. Atau faktor lain seperti pengetahuan tentang gizi, status gizi yang kurang yang dapat menentukan baik tidaknya pertumbuhan janin didalam kandungan. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu, jarak kehamilan, pengetahuan gizi, status gizi, dengan BBLR di ruang bersalin RSUD Jayapura. etode ini adalah "DESKRIPTIF ANALITIK" yang di gunakan pada penelitian dengan pendekatan "CROS SECTIONAL STUDY" hipotesa nol apabila tidak ada hubungan umur ibu, jarak kehamilan, pengetahuan gizi, status gizi dengan BBLR di ruang bersalin RSUD Jayapura dan hipotesa alternatif apabila ada hubungannya. Instrumen pengukuran variabel dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Subyek dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir rendah. Lokasi penelitian dilakukan diruang bersalin RSUD Jayapura. Waktu penelitian mulai tanggal 3 - 22 september 2001 pelaksanaan di lakukan dengan menjalankan Quisioner pada ibu yang mempunyai bayi berat badam lahir rendah. Analisa data yang di gunakan adalah uji chi square menghitung nilai x 2 variabel yang di teliti berdasarkan jumlah. Setelah dilakukan penelitian maka di ketahui bahwa dari 30 responden yang di observasi 9 (30%) responden yang umur < 20, >35 tahun dan 21(70 %) responden yang umur 20-35 tahun. Jarak kehamilan <2 tahun 5 (45,5%)dan >2 tahun sebanyak 6(54,5%). Dan 19 responden tanpa jarak kehamilan karena anak pertama. Pengetahuan gizi yang baik sebanyak 12 (40%) responden dan pengetahuan gizi kurang 18 (60 %) dan status gizi baik sebanyak 24 (80%) serta status gizi kurang 6 (20%) dari 30 responden yang di observasi.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 31 Jan 2026 04:54
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1011

Actions (login required)

View Item
View Item