JANNAH, NUR (2016) TINGKAT PENERIMAAN BALITA TERHADAP MAKANAN CAMPURAN DAUN KELOR DAN OLAHAN TEPUNG DAUN KELOR DI POSYANDU NAURI. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
NUR JANNAH.pdf

Download (8MB)

Abstract

Daya terima makanan adalah hasil makanan yang di konsumsi dari total keseluruhan yang disediakan. Daya terima ini banyak dipengaruhi beberapа faktor diantaranya adalah penampilan makanan saat disajikan dan rasa makanan (Dewi, 2007 ). Tumbuhan daun kelor dipapua sangat banyak dan sudah dikonsumsi secara meluas oleh masyarakat Papua. Namun banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari pada daun kelor yang kaya akan zat gizi. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti tingkat penerimaan balita terhadap makanan dengan diberikan campuran daun kelor dan campuran olahan tepung daun kelor. Tujuan peneliti untuk melihat tingkat penerimaan terhadap makanan campuran daun kelordan olahan tepung daun kelor.

Jenis Penelitian ini adalah adalah Quasi Experimen, dengan menggunakan desain "one-shot case study " Peneliti hanya mengadakan perlakuan satu kali yang diperkirakan sudah mempunyai pengaruh, waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 18-23 Febuari 2016 di Posyandu Nauri Wilayah kerja Puskesmas Abepura.

Hasil penelitian menyatakan pemberian makanan campuran olahan daun kelor dan makanan campuran olahan tepung daun kelor mendapatkan hasil dari lauk pada menu telur dadar daun kelor 25% dan telur dadar olahan tepung daun kelor 58,3, Sayuran pada menu botok daun kelor 41,7% dan olahan tepung daun kelor 25%, dan Snack pudding daun kelor 66,6% dan pudding dengan olahan tepung daun kelor 16,7%.

Kesimpulan dari hasil penelitian tingkat kesukaan dan tingkat penerimaan pada daun kelor pada menu snack berupa pudding daun kelor, dan untuk tingkat penerimaan pada olahan tepung daun kelor pada menu telur dadar olahan tepung daun kelor.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Daya terima makanan adalah hasil makanan yang di konsumsi dari total keseluruhan yang disediakan. Daya terima ini banyak dipengaruhi beberapа faktor diantaranya adalah penampilan makanan saat disajikan dan rasa makanan (Dewi, 2007 ). Tumbuhan daun kelor dipapua sangat banyak dan sudah dikonsumsi secara meluas oleh masyarakat Papua. Namun banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari pada daun kelor yang kaya akan zat gizi. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti tingkat penerimaan balita terhadap makanan dengan diberikan campuran daun kelor dan campuran olahan tepung daun kelor. Tujuan peneliti untuk melihat tingkat penerimaan terhadap makanan campuran daun kelordan olahan tepung daun kelor. Jenis Penelitian ini adalah adalah Quasi Experimen, dengan menggunakan desain "one-shot case study " Peneliti hanya mengadakan perlakuan satu kali yang diperkirakan sudah mempunyai pengaruh, waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 18-23 Febuari 2016 di Posyandu Nauri Wilayah kerja Puskesmas Abepura. Hasil penelitian menyatakan pemberian makanan campuran olahan daun kelor dan makanan campuran olahan tepung daun kelor mendapatkan hasil dari lauk pada menu telur dadar daun kelor 25% dan telur dadar olahan tepung daun kelor 58,3, Sayuran pada menu botok daun kelor 41,7% dan olahan tepung daun kelor 25%, dan Snack pudding daun kelor 66,6% dan pudding dengan olahan tepung daun kelor 16,7%. Kesimpulan dari hasil penelitian tingkat kesukaan dan tingkat penerimaan pada daun kelor pada menu snack berupa pudding daun kelor, dan untuk tingkat penerimaan pada olahan tepung daun kelor pada menu telur dadar olahan tepung daun kelor.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 31 Jan 2026 05:33
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1025

Actions (login required)

View Item
View Item