MU'ALLIFAH, SITI (2011) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM KONTEKS KELUARGA BINAAN PADA TN. G DI KELURAHAN HERAM DISTRIK HERAM WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAENA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
69. SRI OCTAVIA WIDAYATI.pdf
Download (23MB)
Abstract
Dari hasil pengajian data, ditemukan bahwa rumah dalam keadaan kotor, (lantai, ventilasi dalam keadaan kotor) dan sistem pembuangan air limbah (SPAL) dalam keadaan terbuka, tidak mempunyai tempat pembuangan sampah sementara, pemanfaatan pekarangan tidak dimanfaatkan. Hasil pemeriksaan istri Tn. G telah melakukan kunjungan ANC 4 kali (GIII PII A 0) umur kehamilan 32 minggu (HPHT: 12 Mei 2010 dan TP: 19 Februari 2011) dinyatakan kurang energi kronis (KEK), hal ini diketahui dari hasil pengukuran LILA ibu 23,2 cm kemudian menganalisa, merumuskan dan memprioritaskan masalah, yakni 1) Kebersihan lingkungan kurang dan 2) Kurang pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dalam kehamilan.
Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komunitas pada keluarga binaan
Tn. G selama 12 kali kunjungan dapat dikatakan berhasil, karena ibu dan keluarga mau bekerjasama. Dasar ini diperoleh karena keluarga telah memahami pentingnya kebersihan rumah, terlihat dari rumah yang telah bersih, sistem pembuangan air limbah (SPAL) dalam keadaan tertutup, mempunyai tempat pembuangan sementara dan telah memanfaatkan pekarangan serta ibu (Ny. E) tidak ditemukan tanda tanda bahaya atau komplikasi komplikasi yang berpotensi dapat mengancam jiwa ibu dan tidak dinyatakan KEK.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Dari hasil pengajian data, ditemukan bahwa rumah dalam keadaan kotor, (lantai, ventilasi dalam keadaan kotor) dan sistem pembuangan air limbah (SPAL) dalam keadaan terbuka, tidak mempunyai tempat pembuangan sampah sementara, pemanfaatan pekarangan tidak dimanfaatkan. Hasil pemeriksaan istri Tn. G telah melakukan kunjungan ANC 4 kali (GIII PII A 0) umur kehamilan 32 minggu (HPHT: 12 Mei 2010 dan TP: 19 Februari 2011) dinyatakan kurang energi kronis (KEK), hal ini diketahui dari hasil pengukuran LILA ibu 23,2 cm kemudian menganalisa, merumuskan dan memprioritaskan masalah, yakni 1) Kebersihan lingkungan kurang dan 2) Kurang pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dalam kehamilan. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komunitas pada keluarga binaan Tn. G selama 12 kali kunjungan dapat dikatakan berhasil, karena ibu dan keluarga mau bekerjasama. Dasar ini diperoleh karena keluarga telah memahami pentingnya kebersihan rumah, terlihat dari rumah yang telah bersih, sistem pembuangan air limbah (SPAL) dalam keadaan tertutup, mempunyai tempat pembuangan sementara dan telah memanfaatkan pekarangan serta ibu (Ny. E) tidak ditemukan tanda tanda bahaya atau komplikasi komplikasi yang berpotensi dapat mengancam jiwa ibu dan tidak dinyatakan KEK. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 31 Jan 2026 06:21 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1035 |

