LOKBRE, PASKALINA (2020) ASUHAN GIZI PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU (TBC). Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
PASKALINA LOKBRE.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit dengan angka kasus cukup tinggi di Indonesia. Tuberkulosis tidak hanya menyerang organ paru-paru saja, namun juga dapat menyerang organ lainnya dan disebut sebagai tuberkulosis ekstra paru. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2019 menunjukan bahwa secara umum prevalensi sebanyak 6.394 kasus penyakit tuberculosis paru sepanjang 2019. Untuk provinsi papua, total kasus tuberculosis paru sepanjang 2019 sekitar 6.394 kasus tuberculosis paru. Angka keberhasilan pengamatan tuberculosis paru sekitar 65 persen (Dinkes Prov Papua 2019).
Tujuan : Penelitian ini dilakukan pengkajian, diagnosa, intervensi, monitoring dan evaluasi pada pasien tuberculosis paru di rumah.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain studi kasus (case study) sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk melakukan asuhan gizi terstandar pada pasien tuberculosis paru.
Hasil : Sebelum terapi ITM 17,7 status gizi pasien kurang, demam, keringkat pada malam hari, tingkat asupan sebelum terapi kurang energy 26%, protein 14%, lemak 42%, karbohidrat 16%. Hari pertama terapi IMT 17,7 status gizi kurang, tingkat asupan baik energy 99%,
protein 100%, lemak 99% dan karbohidrat 100%. Hari kedua terapi IMT 17,7 status gizi kurang, tingkat asupan energy 99%, protein 100%, lemak 100% dan karbohidrat 99%. Hari ketiga (terakhir) terapi IMT 18,6 status gizi normal tingkat asupan sangat baik energy 99%, protein 99%, lemak 97% dan karbohidrat 99%.
Kesimpulan : Status gizi pasien sebelum dan sesudah terapi mengalami perubahan yakni IMT 17,7 mengalami perubahan pada hari terakhir menjadi 18,6 dan tingkat asupan pasien menglami peningkatan karena rata-rata asupan energy,protein,lemak dan karbohidrat >80%
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit dengan angka kasus cukup tinggi di Indonesia. Tuberkulosis tidak hanya menyerang organ paru-paru saja, namun juga dapat menyerang organ lainnya dan disebut sebagai tuberkulosis ekstra paru. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2019 menunjukan bahwa secara umum prevalensi sebanyak 6.394 kasus penyakit tuberculosis paru sepanjang 2019. Untuk provinsi papua, total kasus tuberculosis paru sepanjang 2019 sekitar 6.394 kasus tuberculosis paru. Angka keberhasilan pengamatan tuberculosis paru sekitar 65 persen (Dinkes Prov Papua 2019). Tujuan : Penelitian ini dilakukan pengkajian, diagnosa, intervensi, monitoring dan evaluasi pada pasien tuberculosis paru di rumah. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain studi kasus (case study) sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk melakukan asuhan gizi terstandar pada pasien tuberculosis paru. Hasil : Sebelum terapi ITM 17,7 status gizi pasien kurang, demam, keringkat pada malam hari, tingkat asupan sebelum terapi kurang energy 26%, protein 14%, lemak 42%, karbohidrat 16%. Hari pertama terapi IMT 17,7 status gizi kurang, tingkat asupan baik energy 99%, protein 100%, lemak 99% dan karbohidrat 100%. Hari kedua terapi IMT 17,7 status gizi kurang, tingkat asupan energy 99%, protein 100%, lemak 100% dan karbohidrat 99%. Hari ketiga (terakhir) terapi IMT 18,6 status gizi normal tingkat asupan sangat baik energy 99%, protein 99%, lemak 97% dan karbohidrat 99%. Kesimpulan : Status gizi pasien sebelum dan sesudah terapi mengalami perubahan yakni IMT 17,7 mengalami perubahan pada hari terakhir menjadi 18,6 dan tingkat asupan pasien menglami peningkatan karena rata-rata asupan energy,protein,lemak dan karbohidrat >80% |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 01 Feb 2026 02:53 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1130 |

