ESURUW, ALVIANI KETRINA (2020) TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TEENTANG ANTIBIOTIK BERDASARKAN JENIS KELAMIN, USIA, PENDIDIKAN, DAN PEKERJAAN (Literatur Review). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
ALVIANI KETRINA ESURUW.pdf
Restricted to Registered users only
Download (42MB)
Abstract
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
a Tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik pada masyarakat di kelurahan hutaraja kecamatan muara batang toru kabupaten tapanuli selatan secara keseluruhan dikategorikan cukup. dan terdistribusikan dalam kategori baik 15,6%, kategori cukup 36,5%, dan kategori kurang 47,9%
b. Keyakinan masyarakat tentang antibiotik dapat dikategorikan kurang. dan terdistribusikan dalam kategori baik 7,2%, kategori cukup 32,2%, kategori kurang 52,1% dan kategori buruk 8,3%.
c. Tingkat pengetahuan masyarakat mempengaruhi tingkat keyakinan
(p<0,1)
d. Penggunaan antibiotik pada masyarakat mayoritas mneggunakan antibiotik
untuk mengobati flu sebanyak 36,4%. Antibiotik paling banyak digunakan
adalah amoksisilin sebanyak 68,7% dan mayoritas tidak menghabiskan antibiotik dikarenakan sudah sembuh sebanyak 53,1% dan tidak tepat
indiikasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: a Tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik pada masyarakat di kelurahan hutaraja kecamatan muara batang toru kabupaten tapanuli selatan secara keseluruhan dikategorikan cukup. dan terdistribusikan dalam kategori baik 15,6%, kategori cukup 36,5%, dan kategori kurang 47,9% b. Keyakinan masyarakat tentang antibiotik dapat dikategorikan kurang. dan terdistribusikan dalam kategori baik 7,2%, kategori cukup 32,2%, kategori kurang 52,1% dan kategori buruk 8,3%. c. Tingkat pengetahuan masyarakat mempengaruhi tingkat keyakinan (p<0,1) d. Penggunaan antibiotik pada masyarakat mayoritas mneggunakan antibiotik untuk mengobati flu sebanyak 36,4%. Antibiotik paling banyak digunakan adalah amoksisilin sebanyak 68,7% dan mayoritas tidak menghabiskan antibiotik dikarenakan sudah sembuh sebanyak 53,1% dan tidak tepat indiikasi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 01 Feb 2026 11:53 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1210 |

