ARU DOROTHY, AGUS (2014) HUBUNGAN PROPORSI BELANJA PANGAN DAN ASUPAN GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1-3 TAHUN DIKAMPUNG ITAIMELYAN DISTRIK SKANTO KAB. KEEROM. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
AGUS ARU DOROTHY.pdf

Download (2MB)

Abstract

Status gizi adalah bagian penting dalam kesehatan seseorang, demikian pula sebaliknya yaitu setatus kesehatan juga mempengaruhi status gizi balita yang pada dasarnya merupakan keadaan kesehatan balita tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan proporsi belanja pangan keluarga, asupan gizi, dengan status gizi balita usia 1-3 tahun, penelitian dilakukan selama 1 minggu di kampung intaimelyan.

Jenis penelitian ini adalah deskriktif analitik dengan pendekatan cross sectional study ". Jumlah sampel adalah 36 yang diambil secara keseluruhan. Asupan diperoleh dari hasil recall selama 1x24 jam dan status gizi ditentuka dengan indeks BB/U dan WHO- NCHS, analisa menggunakan "uji C-Square".

Hasil penelitian menunjukan bahwa status gizi baik sebanyak (83,3%) balita, keluarga proporsi belanja pangan kurang (91,7%) keluarga, dan saupan gizi kurang (58,3%) balita, berdasarka uii setatistik diperoleh X2 test P (1,000) (P > 0,05) yang berarti HO diterima dan pada (a) = 0,05 artinya tidak ada hubungan yang bermakna antar proporsi belanja dan status gizi, uji statistik didapat X2 test P (0,367) (P> 0,05) yang berarti HO diterima dan pada (a) = 0,05 artinya nya tidak tidak ada ada hubungan hu yang bermakna antara asupan dan

setatus gizi.

Dapat disimpulkan bahwa proporsi belanja pangan dan asupan gizi dengan status gizi balita dkampung intaimelyan distrik skanto kabupaten keerom tidak memiliki hubungan yang bermakna. Jadi dalam penelitian ini H0 diterima dan Ha ditolak.

Daftar bacaan: 8 (1990-2010)

Kata kunci: proporsi belanja pangan, asupan gizi, setatus gizi

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Status gizi adalah bagian penting dalam kesehatan seseorang, demikian pula sebaliknya yaitu setatus kesehatan juga mempengaruhi status gizi balita yang pada dasarnya merupakan keadaan kesehatan balita tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan proporsi belanja pangan keluarga, asupan gizi, dengan status gizi balita usia 1-3 tahun, penelitian dilakukan selama 1 minggu di kampung intaimelyan. Jenis penelitian ini adalah deskriktif analitik dengan pendekatan cross sectional study ". Jumlah sampel adalah 36 yang diambil secara keseluruhan. Asupan diperoleh dari hasil recall selama 1x24 jam dan status gizi ditentuka dengan indeks BB/U dan WHO- NCHS, analisa menggunakan "uji C-Square". Hasil penelitian menunjukan bahwa status gizi baik sebanyak (83,3%) balita, keluarga proporsi belanja pangan kurang (91,7%) keluarga, dan saupan gizi kurang (58,3%) balita, berdasarka uii setatistik diperoleh X2 test P (1,000) (P > 0,05) yang berarti HO diterima dan pada (a) = 0,05 artinya tidak ada hubungan yang bermakna antar proporsi belanja dan status gizi, uji statistik didapat X2 test P (0,367) (P> 0,05) yang berarti HO diterima dan pada (a) = 0,05 artinya nya tidak tidak ada ada hubungan hu yang bermakna antara asupan dan setatus gizi. Dapat disimpulkan bahwa proporsi belanja pangan dan asupan gizi dengan status gizi balita dkampung intaimelyan distrik skanto kabupaten keerom tidak memiliki hubungan yang bermakna. Jadi dalam penelitian ini H0 diterima dan Ha ditolak. Daftar bacaan: 8 (1990-2010) Kata kunci: proporsi belanja pangan, asupan gizi, setatus gizi
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 01 Feb 2026 12:22
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1213

Actions (login required)

View Item
View Item