HUKMA, NURUL (2013) UJI ORGANOLEPTIK PADA MIE BASAH MODIFIKASI SAYURAN DAUN KATUK (Sauropus Androgynus) DAN DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus Amboinicus Lour) TAHUN 2013. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
NURUL HUKMA.pdf
Download (8MB)
Abstract
Mie dikenal hampir seluruh dunia walaupun nama, bentuk, bahan
penyusun dan cara pembuatannya berbeda. Tidak diketahui secara pasti mie pertama kali dibuat. Namun mie telah lama dipakai sebagai makanan pokok selain nasi oleh masyarkat China. Sekitar abad pertengahan Marcopolo berhasil menjelajahi China dan mempelajari berbagai macam kebudayaan termasuk pembuatan mie. Penambahan sayur daun katuk dan Daun bangun-bangun menambah kandungan gizi tersebut, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Jenis penelitian ini adalah metode Quasi experiment. Tingkat penerimaan dilakukan dengan uji organoleptik menggunakan skala hedonik. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 - 19 Agustus 2013. pembuatan mie dengan perlakuan penambahan daun katuk dan daun bangun-bangun sebagai bahan utama. yang diberikan kepada penelis yaitu mahasiswa jurusan gizi semester IV.
Hasil uji organoleptik terhadap warna dari mie basah penambahan daun katuk, daun bangun-bangun, dan campuran daun katuk dengan daun bangun-bangun adalah sebagai berikut penilaian terhadap warna dari kesembilan formula rata-rata skornya nilainya 4 (agak suka), penilaian aroma rata-rata skor nilainya 4 (agak suka), penilaian rasa rata-rata skor nilainya 4 (agak suka), dan rata-rata penilaian tekstur rata-rata skor nilainya 5 (suka). Hasil uji statistic friedman rank, hipotesa pertama menyatakan tidak ada perbedaan rata-rata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dalam bentuk mie basah dan tidak ada perbedaan rata-rata penilaian terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dari kesembilan formula dalam bentuk mie basah.
Daftar bacaan: 13 buku (2007- 2013).
Kata Kunci : mie basah, daun katuk dan daun bangun-bangun, uji
organoleptik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Mie dikenal hampir seluruh dunia walaupun nama, bentuk, bahan penyusun dan cara pembuatannya berbeda. Tidak diketahui secara pasti mie pertama kali dibuat. Namun mie telah lama dipakai sebagai makanan pokok selain nasi oleh masyarkat China. Sekitar abad pertengahan Marcopolo berhasil menjelajahi China dan mempelajari berbagai macam kebudayaan termasuk pembuatan mie. Penambahan sayur daun katuk dan Daun bangun-bangun menambah kandungan gizi tersebut, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah metode Quasi experiment. Tingkat penerimaan dilakukan dengan uji organoleptik menggunakan skala hedonik. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 - 19 Agustus 2013. pembuatan mie dengan perlakuan penambahan daun katuk dan daun bangun-bangun sebagai bahan utama. yang diberikan kepada penelis yaitu mahasiswa jurusan gizi semester IV. Hasil uji organoleptik terhadap warna dari mie basah penambahan daun katuk, daun bangun-bangun, dan campuran daun katuk dengan daun bangun-bangun adalah sebagai berikut penilaian terhadap warna dari kesembilan formula rata-rata skornya nilainya 4 (agak suka), penilaian aroma rata-rata skor nilainya 4 (agak suka), penilaian rasa rata-rata skor nilainya 4 (agak suka), dan rata-rata penilaian tekstur rata-rata skor nilainya 5 (suka). Hasil uji statistic friedman rank, hipotesa pertama menyatakan tidak ada perbedaan rata-rata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dalam bentuk mie basah dan tidak ada perbedaan rata-rata penilaian terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dari kesembilan formula dalam bentuk mie basah. Daftar bacaan: 13 buku (2007- 2013). Kata Kunci : mie basah, daun katuk dan daun bangun-bangun, uji organoleptik. |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 01 Feb 2026 13:13 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1223 |

