KAITU, DEMENTRIUS (2008) EFEK REPELLENT DAN DAYA BUNUH DAUN SINGKONG (Manihot esculenta) TERHADAP NYAMUK Anopheles sp Tahun 2008. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
DEMENTRIUS KAITU.pdf
Download (7MB)
Abstract
Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia hal ini
desebabkan beberapa faktor yaitu kurang tersedianya dana, manejemen operasional
yang kurang baik, perubahan lingkungan karena bencana alam maupun aktifitas
manusia, resistensi nyamuk penular malaria terhadap insektisida, resistensi
plasmodium terhadap obat malaria, tingkat pengetahuan masyarakat dan mobilitas
penduduk. Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan untuk menurunkan kasus
malaria yaitu pemberian obat anti malaria, larvasida dan penyemprotan insektisida
akan tetapi usaha tersebut belum memberikan hasil yang memuaskan. Cara lain yang
digunakan untuk mengontrol malaria secara mudah, murah dan ramah lingkungan
adalah penggunaan tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai penolak atau repellent
atau bahkan pembunuh nyamuk penyebab penyakit malaria dalam hal ini tumbuhan
yang dimaksud adalah daun Singkong, oleh karena itu perlu penelitian untuk
mengetahui apakah ada efek repellent dan daya bunuh daun singkong terhadap
nyamuk Anopheles sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Efek
repellent air perasan daun singkong terhadap nyamuk Anopheles sp, 2) Waktu efektif
repellent, 3) Daya bunuh Air perasan daun Singkong terhadap nyamuk Anopheles sp,
4) Waktu efektif daya bunuh dan 5) Dosis efektif daya bunuh air perasan daun
Singkong terhadap nyamuk Anopheles sp. Jenis penelitian adalah eksperimen
sungguhan dengan rancangan Postest dengan kelompok kontrol ( Postest Only
Control Grup Design) dan diuji dengan Analisis of variance.
Hasil penelitian menunjukan bahawa air perasan daun singkong efektif sebagai
repellent terhadap nyamuk Anopheles sp selama 5 jam dalam dosis 100% dengan
kemampuan daya proteksi rata-rata 84,48% dan air perasan daun singkong juga
memiliki daya bunuh terhadap nyamuk Anopheles sp dalam waktu 30 menit dengan
dosis 100% dan tingkat kematian nyamuk rata-rata 83,33 % dari total nyamuk uji.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa air perasan daun singkong Efketif sebagai
repellent dan memiliki daya bunuh terhadap nyamuk Anopheles sp, untuk itu
disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melanjutkan penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia hal ini desebabkan beberapa faktor yaitu kurang tersedianya dana, manejemen operasional yang kurang baik, perubahan lingkungan karena bencana alam maupun aktifitas manusia, resistensi nyamuk penular malaria terhadap insektisida, resistensi plasmodium terhadap obat malaria, tingkat pengetahuan masyarakat dan mobilitas penduduk. Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan untuk menurunkan kasus malaria yaitu pemberian obat anti malaria, larvasida dan penyemprotan insektisida akan tetapi usaha tersebut belum memberikan hasil yang memuaskan. Cara lain yang digunakan untuk mengontrol malaria secara mudah, murah dan ramah lingkungan adalah penggunaan tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai penolak atau repellent atau bahkan pembunuh nyamuk penyebab penyakit malaria dalam hal ini tumbuhan yang dimaksud adalah daun Singkong, oleh karena itu perlu penelitian untuk mengetahui apakah ada efek repellent dan daya bunuh daun singkong terhadap nyamuk Anopheles sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Efek repellent air perasan daun singkong terhadap nyamuk Anopheles sp, 2) Waktu efektif repellent, 3) Daya bunuh Air perasan daun Singkong terhadap nyamuk Anopheles sp, 4) Waktu efektif daya bunuh dan 5) Dosis efektif daya bunuh air perasan daun Singkong terhadap nyamuk Anopheles sp. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan dengan rancangan Postest dengan kelompok kontrol ( Postest Only Control Grup Design) dan diuji dengan Analisis of variance. Hasil penelitian menunjukan bahawa air perasan daun singkong efektif sebagai repellent terhadap nyamuk Anopheles sp selama 5 jam dalam dosis 100% dengan kemampuan daya proteksi rata-rata 84,48% dan air perasan daun singkong juga memiliki daya bunuh terhadap nyamuk Anopheles sp dalam waktu 30 menit dengan dosis 100% dan tingkat kematian nyamuk rata-rata 83,33 % dari total nyamuk uji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa air perasan daun singkong Efketif sebagai repellent dan memiliki daya bunuh terhadap nyamuk Anopheles sp, untuk itu disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melanjutkan penelitian ini. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 01 Feb 2026 15:11 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1243 |

