RUNTUBOY, SIPORA H. (2008) UJI BAKTERIOLOGIS TERHADAP ALAT MAKAN DI RUMAH MAKAN KELURAHAN VIM DISTRIK JAYAPURA SELATAN TAHUN 2008. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
SIPORA H. RUNTUBOY.pdf

Download (10MB)

Abstract

Rumah makan merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh
masyarakat umum, dengan demikian memerlukan perhatian khusus pada alat makan. Alat
makan yang tidak bersih akan mengandung kuman yang akan merugikan masyarakat.
Total angka kuman pada alat makan di rumah. Rumah makan sangat dipengaruhi oleh
beberapa faktor, diantaranya adalah alat makan, tempat pengering, tempat pencucian, dan
menggunakan detergent. Untuk itu diperlukan adanya penelitian apakah ada hubungan
antara bakteriologis alat makan dengan personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah
untuk melihat bagaimana cara pembersihan alat makan, kondisi alat makan dan kualitas
bakteriologis alat makan. Jenis penelitian ini adalah observasional dan dianalisis secara
deskriptif dengan sample sebanyak 30 alat makan pada 15 rumah makan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembersihan alat makan setelah digunakan
dengan cara menggunakan detergent. Setelah itu harus menggunakan tempat pencuciaan
atau menggunakan bak khusus yaitu yang didesain 3 bak, untuk mencuci alat makan
sehingga tidak menggangu kesehatan masyarakat. Berdasarkan pemeriksaan bakteriologis
pada 30 alat makan di rumah makan yang memenuhi syarat sebanyak 20 (66, 6%) alat
makan. Dan jumlah E.coli < 3,0 X 102 koloni/ml, dan sebanyak 10 (33, 3%) memeliki
jumlah E.coli > 3,0 X 102 koloni/ml tidak memenuhi syarat. Untuk itu disarankan
kepada Dinas Kesehatan kota Jayapura disarankan untuk lebih memperhatikan sarana dan
prasarana yang digunakan oleh rumah makan, khususnya peralatan makan, dengan lebih
menintensifkan pemeriksaan (usap alat makan) dan memberikan saran dan teguran
kepada rumah makan yang tidak memperhatikan cara pencucian alat makan yang baik.
Kepada pengelola rumah makan agar memperhatikan pencucian alat makan, karena
kebersihan alat makan sangat ditentukan oleh proses pencucian alat makan yang baik dan
benar. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti jumlah E.coli pada alat makan
yang lain seperti garpu, gelas, mangkok dan alat makan yang lain.
Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa alat makan yaitu piring dan
sendok makan sebagian besar belum dilaksanakan dengan baik. Bakteri (angka kuman)
menunjukkan bahwa sebagian besar alat makan telah memenuhi persyaratan standar
cemaran bakteriologis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Rumah makan merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat umum, dengan demikian memerlukan perhatian khusus pada alat makan. Alat makan yang tidak bersih akan mengandung kuman yang akan merugikan masyarakat. Total angka kuman pada alat makan di rumah. Rumah makan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah alat makan, tempat pengering, tempat pencucian, dan menggunakan detergent. Untuk itu diperlukan adanya penelitian apakah ada hubungan antara bakteriologis alat makan dengan personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana cara pembersihan alat makan, kondisi alat makan dan kualitas bakteriologis alat makan. Jenis penelitian ini adalah observasional dan dianalisis secara deskriptif dengan sample sebanyak 30 alat makan pada 15 rumah makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembersihan alat makan setelah digunakan dengan cara menggunakan detergent. Setelah itu harus menggunakan tempat pencuciaan atau menggunakan bak khusus yaitu yang didesain 3 bak, untuk mencuci alat makan sehingga tidak menggangu kesehatan masyarakat. Berdasarkan pemeriksaan bakteriologis pada 30 alat makan di rumah makan yang memenuhi syarat sebanyak 20 (66, 6%) alat makan. Dan jumlah E.coli < 3,0 X 102 koloni/ml, dan sebanyak 10 (33, 3%) memeliki jumlah E.coli > 3,0 X 102 koloni/ml tidak memenuhi syarat. Untuk itu disarankan kepada Dinas Kesehatan kota Jayapura disarankan untuk lebih memperhatikan sarana dan prasarana yang digunakan oleh rumah makan, khususnya peralatan makan, dengan lebih menintensifkan pemeriksaan (usap alat makan) dan memberikan saran dan teguran kepada rumah makan yang tidak memperhatikan cara pencucian alat makan yang baik. Kepada pengelola rumah makan agar memperhatikan pencucian alat makan, karena kebersihan alat makan sangat ditentukan oleh proses pencucian alat makan yang baik dan benar. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti jumlah E.coli pada alat makan yang lain seperti garpu, gelas, mangkok dan alat makan yang lain. Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa alat makan yaitu piring dan sendok makan sebagian besar belum dilaksanakan dengan baik. Bakteri (angka kuman) menunjukkan bahwa sebagian besar alat makan telah memenuhi persyaratan standar cemaran bakteriologis.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 01 Feb 2026 16:03
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1248

Actions (login required)

View Item
View Item