HARDWIONO (1997) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA DAN JUMLAH ANGGOTA KELJARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA YOKA KECAMATAN ABEPURA KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
HARDWIONO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)

Abstract

Sampai pada saat ini di Indonesia masih terdapat 4 masalah gizi yaitu meliputi Kurang Energi Protein (KEP), Kurang Vitamin A (KVA), Gondok Endemik dan Anemia Gizi Besi (Fe). Timbulnya permasalahen gizi ini biasanya diawa1i dengan keadaan pangan yang kurang pada tingkat konsumsi. Keadaan ini juga sangat berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan pada tingkat keluarga. Dimana tingkat pendapatan keluarga dan jumlah anggota keluarga merupakan salah satu penyebab menurunnya keadaan status gizi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dan jumlah anegota keluarga dengan status gizi balita. Obyek dari penelitian ini adalah anak balita dengan jumlah sampel 30 anak. Pengolahan data menggunakan quesioner tidak berstruktur yang dikumpulkan sesuai dengan aspek yang diteliti dan
dilakukan dengan uji Khi-kwadrat.

Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ade hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan keluarga dengan status gizi balita dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita. Guna mempertajam hasil penelitian ini penulis sarankan kepada peneliti lain yang ingin melanjutkan penelitian ini untuk menambah jumlah sampel
yang akan diteliti.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Sampai pada saat ini di Indonesia masih terdapat 4 masalah gizi yaitu meliputi Kurang Energi Protein (KEP), Kurang Vitamin A (KVA), Gondok Endemik dan Anemia Gizi Besi (Fe). Timbulnya permasalahen gizi ini biasanya diawa1i dengan keadaan pangan yang kurang pada tingkat konsumsi. Keadaan ini juga sangat berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan pada tingkat keluarga. Dimana tingkat pendapatan keluarga dan jumlah anggota keluarga merupakan salah satu penyebab menurunnya keadaan status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dan jumlah anegota keluarga dengan status gizi balita. Obyek dari penelitian ini adalah anak balita dengan jumlah sampel 30 anak. Pengolahan data menggunakan quesioner tidak berstruktur yang dikumpulkan sesuai dengan aspek yang diteliti dan dilakukan dengan uji Khi-kwadrat. Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ade hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan keluarga dengan status gizi balita dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita. Guna mempertajam hasil penelitian ini penulis sarankan kepada peneliti lain yang ingin melanjutkan penelitian ini untuk menambah jumlah sampel yang akan diteliti.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 05 Jan 2026 02:17
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/127

Actions (login required)

View Item
View Item