SETYO RINI, HETTY (2007) TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG ES TERHADAP PRAKTEK PENGGUNAAN PEWARNA RHODAMIN-B PADA ES SIRUP YANG DIJUAL PADA SEKOLAH DASAR DI DISTRIK ABEPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
HETTY SETYO RINI.pdf

Download (18MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Keberadaan Rhodamin-B pada es

Pewarna sintetis khususnya Rhodamin-B apabila digunakan pada makanan dan
minuman dan dikonsumsi dalam jargka waktu lama dapat menimbulkan bahaya
kesehatan berupa penyakit seperti kanker hati (hepatoma), kanker kandung kemih dan
tumor, oleh karena itu diperlukan pengawasan terhadap penggunaan pewarna sintetis
yang berbahaya bagi kesehatan khususnya pada makanan dan minuman jajanan yang
dikonsumsi oleh anak-anak agar tidak menimbulkar. masalah kesehatan dikemudian
hari.

sirup, (2) gambaran tingkat pengetahuan pedagang es sirup, (3)gambaran sikap
pedagang es sirup, (4) hubungan antara tingkat pengetahuan pedagang es sirup dengan
praktek pemberian pewarna Rhodamin-B pada es sirup, dan (5) hubungan antara sikap
pedagang es sirup dengan praktek penggunaan pewarna Rhodamin-B pada es sirup.
Penelitian ini bersifat deskriptif yang didukung dengan uji labolatorium, yaitu
pemeriksaan zat pewarna sintetis Rhodamin-B pada es sirup.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa 100 % pedagang es sirup di Distrik
Abepura tidak menggunakan zat pewarna sintetis Phodamin-B. Pengetahuan pedagang
es sirup tentang zat pewarna sintetis Rhodamin-B 45,5 % tinggi dan 54,5 % sedang.
Sikap pedagang es sirup tentang zat pewarna sintetis Rhodamin-B 45,5 % baik dan
54,5 % kurang baik.Faktor-faktor yang mempengaruhi para pedagang untuk tidak
menggunakan pewarna sintetis khususnya Rhodamin-B antara lain : (1) pewarna untuk
makanan dan minuman :angat mudah diperoleh (2) pewarna untuk makanan dijual
dengan harga yang relatif murah (3) selain memiliki warna yang menarik pewarna
makanan ada jenis pewarna yang memiliki aroma (4) persaingan antar pedagang es
sirup belum terlalu tinggi.
Dari hasil penelitian tidak diemukan adanya Phodamin-B pada es sirup,
sehingga tidak dapat dilakukan analisa statistik oleh karena itu tıdak dapat diketahui ada
tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap pedagang es sirup terhadap
praktek penggunaan zat pewarna Rhodamin-B pada dagangannya. Untuk itu disarankan
agar pedagang es sirup untuk tetap tidak menggunakan zat pewarna sintetis Rhodamin-B
pada dagangannya. Ferlunya dilakukan pemantauan dan pengawasan secara
berkelanjutan oleh instansi yang berwenang terhadap para pedagang es sirup khususnya
penggunaan pewarna sintetis Rhodamin-B pada dagangannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Keberadaan Rhodamin-B pada es Pewarna sintetis khususnya Rhodamin-B apabila digunakan pada makanan dan minuman dan dikonsumsi dalam jargka waktu lama dapat menimbulkan bahaya kesehatan berupa penyakit seperti kanker hati (hepatoma), kanker kandung kemih dan tumor, oleh karena itu diperlukan pengawasan terhadap penggunaan pewarna sintetis yang berbahaya bagi kesehatan khususnya pada makanan dan minuman jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak agar tidak menimbulkar. masalah kesehatan dikemudian hari. sirup, (2) gambaran tingkat pengetahuan pedagang es sirup, (3)gambaran sikap pedagang es sirup, (4) hubungan antara tingkat pengetahuan pedagang es sirup dengan praktek pemberian pewarna Rhodamin-B pada es sirup, dan (5) hubungan antara sikap pedagang es sirup dengan praktek penggunaan pewarna Rhodamin-B pada es sirup. Penelitian ini bersifat deskriptif yang didukung dengan uji labolatorium, yaitu pemeriksaan zat pewarna sintetis Rhodamin-B pada es sirup. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa 100 % pedagang es sirup di Distrik Abepura tidak menggunakan zat pewarna sintetis Phodamin-B. Pengetahuan pedagang es sirup tentang zat pewarna sintetis Rhodamin-B 45,5 % tinggi dan 54,5 % sedang. Sikap pedagang es sirup tentang zat pewarna sintetis Rhodamin-B 45,5 % baik dan 54,5 % kurang baik.Faktor-faktor yang mempengaruhi para pedagang untuk tidak menggunakan pewarna sintetis khususnya Rhodamin-B antara lain : (1) pewarna untuk makanan dan minuman :angat mudah diperoleh (2) pewarna untuk makanan dijual dengan harga yang relatif murah (3) selain memiliki warna yang menarik pewarna makanan ada jenis pewarna yang memiliki aroma (4) persaingan antar pedagang es sirup belum terlalu tinggi. Dari hasil penelitian tidak diemukan adanya Phodamin-B pada es sirup, sehingga tidak dapat dilakukan analisa statistik oleh karena itu tıdak dapat diketahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap pedagang es sirup terhadap praktek penggunaan zat pewarna Rhodamin-B pada dagangannya. Untuk itu disarankan agar pedagang es sirup untuk tetap tidak menggunakan zat pewarna sintetis Rhodamin-B pada dagangannya. Ferlunya dilakukan pemantauan dan pengawasan secara berkelanjutan oleh instansi yang berwenang terhadap para pedagang es sirup khususnya penggunaan pewarna sintetis Rhodamin-B pada dagangannya.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 02 Feb 2026 07:36
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1368

Actions (login required)

View Item
View Item