HADI SISWANTO, NURCAHYO (2006) PENGARUH WARNA CAHAYA LAMPU TERHADAP KEPADATAN NYAMUK YANG HINGGAP PADA DINDING RUMAH DI PERUMNAS II TAHUN 2006. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
NURCAHYO HADI SISWANTO.pdf

Download (10MB)

Abstract

Tingkat kesakitan yang ditimbulkan oleh nyamuk antara lain malaria, demam berdarah dan filariasis di wilayah Papua merupakan urutan 10 besar penyakit oleh karena itu pengendalian vektor nyamuk merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit menular. Pengendalian vektor dengan cara mekanik yang menitikberatkan pada upaya fisik dianggap lebih efektif dan relatif murah namun belum diterapkan secara luas oleh masyarakat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan warna cahaya lampu putih diperoleh hasil jumlah nyamuk tertangkap 59 ekor (23,9%), warna cahaya lampu kuning sebanyak 83 ekor (33,6%), dan warna cahaya lampu hijau sebanyak 105 ekor (42,5%). Jumlah kepadatan nyamuk per spesies Aedes sp sebanyak 5 ekor (2%), dan Culex sp sebanyak **239 ekor (96,8%)*. Hal ini menunjukkan bahwa di sekitar lokasi penelitian kurang terawat lingkungan tempat tinggal karena diperoleh jenis Culex sp yang dominan.

Kepadatan nyamuk per genus berdasarkan penangkapan adalah Anopheles sp pada jam 21.00–23.40 sebanyak 23,40, Aedes sp pada jam 05.00–05.40 serta Culex sp pada jam 18.00–19.40. Tingkat kepadatan nyamuk per jam berdasarkan warna cahaya lampu yaitu pada jam 19.00–21.00 mengalami peningkatan jumlah nyamuk dan titik puncak pada jam 23.00–23.40, kemudian sampai terjadi penurunan pada pukul 05.00–05.40.

Hasil analisa data dengan Anova menggunakan program SPSS diperoleh hasil statistik hitung F hitung = 8,03, sedangkan F tabel = 3,28, sehingga H₀ ditolak artinya bahwa ada perbedaan pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah, dan warna yang paling disukai nyamuk adalah warna cahaya lampu hijau. Disarankan agar dilakukan sosialisasi pencegahan penyakit yang ditimbulkan nyamuk dengan pemanfaatan cahaya lampu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Tingkat kesakitan yang ditimbulkan oleh nyamuk antara lain malaria, demam berdarah dan filariasis di wilayah Papua merupakan urutan 10 besar penyakit oleh karena itu pengendalian vektor nyamuk merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit menular. Pengendalian vektor dengan cara mekanik yang menitikberatkan pada upaya fisik dianggap lebih efektif dan relatif murah namun belum diterapkan secara luas oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan warna cahaya lampu putih diperoleh hasil jumlah nyamuk tertangkap 59 ekor (23,9%), warna cahaya lampu kuning sebanyak 83 ekor (33,6%), dan warna cahaya lampu hijau sebanyak 105 ekor (42,5%). Jumlah kepadatan nyamuk per spesies Aedes sp sebanyak 5 ekor (2%), dan Culex sp sebanyak **239 ekor (96,8%)*. Hal ini menunjukkan bahwa di sekitar lokasi penelitian kurang terawat lingkungan tempat tinggal karena diperoleh jenis Culex sp yang dominan. Kepadatan nyamuk per genus berdasarkan penangkapan adalah Anopheles sp pada jam 21.00–23.40 sebanyak 23,40, Aedes sp pada jam 05.00–05.40 serta Culex sp pada jam 18.00–19.40. Tingkat kepadatan nyamuk per jam berdasarkan warna cahaya lampu yaitu pada jam 19.00–21.00 mengalami peningkatan jumlah nyamuk dan titik puncak pada jam 23.00–23.40, kemudian sampai terjadi penurunan pada pukul 05.00–05.40. Hasil analisa data dengan Anova menggunakan program SPSS diperoleh hasil statistik hitung F hitung = 8,03, sedangkan F tabel = 3,28, sehingga H₀ ditolak artinya bahwa ada perbedaan pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh warna cahaya lampu terhadap kepadatan nyamuk yang hinggap di dinding rumah, dan warna yang paling disukai nyamuk adalah warna cahaya lampu hijau. Disarankan agar dilakukan sosialisasi pencegahan penyakit yang ditimbulkan nyamuk dengan pemanfaatan cahaya lampu.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 02 Feb 2026 08:04
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1376

Actions (login required)

View Item
View Item