MARWERI, ROLAND RUDI (2014) HUBUNGAN KECUKUPAN ENERGI, PROTEIN DAN INFEKSI CACINGAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI DESA KWADEWARE DISTRIK SENTANI BARAT KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
ROLAND RUDI MARWERI.pdf
Download (24MB)
Abstract
Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan periode
pematangan menjadi dewasa. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi lebih maupun gizi kurang. Beberapa faktor penyebab kekurangan gizi pada remaja adalah rendahnya asupan energi dan protein serta infeksi cacingan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kecukupan energi dan protein, infeksi cacingan dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross Sectional Study. Populasi yang diteliti adalah remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Kabupaten Jayapura dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. data diperoleh menggunakan formulir recall dan hasil laboratorium pemeriksaan feses untuk mengidentifikasi infeksi cacingan. Data diolah menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian diperoleh bahwa asupan energi remaja 78,1% dengan
kurang. Asupan protein remaja 78,1% dengan kurang. 75% remaja tidak menderita infeksi cacingan (negatif). Status Gizi remaja sebagian besar dengan normal (40,6%) dan sebagian kecil dengan status gizi gemuk (28,1%). Tidak ada hubungan yang bermakna asupan gizi energi dan protein dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura (p-value = 0,147). Tidak ada hubungan yang bermakna infeksi cacingan dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura (p-value =0,341).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan periode pematangan menjadi dewasa. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi lebih maupun gizi kurang. Beberapa faktor penyebab kekurangan gizi pada remaja adalah rendahnya asupan energi dan protein serta infeksi cacingan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kecukupan energi dan protein, infeksi cacingan dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross Sectional Study. Populasi yang diteliti adalah remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Kabupaten Jayapura dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. data diperoleh menggunakan formulir recall dan hasil laboratorium pemeriksaan feses untuk mengidentifikasi infeksi cacingan. Data diolah menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa asupan energi remaja 78,1% dengan kurang. Asupan protein remaja 78,1% dengan kurang. 75% remaja tidak menderita infeksi cacingan (negatif). Status Gizi remaja sebagian besar dengan normal (40,6%) dan sebagian kecil dengan status gizi gemuk (28,1%). Tidak ada hubungan yang bermakna asupan gizi energi dan protein dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura (p-value = 0,147). Tidak ada hubungan yang bermakna infeksi cacingan dengan status gizi remaja di Desa Kwadeware Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura (p-value =0,341). |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 08:25 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1381 |

