WENDA, EPINUS (2007) KUALITAS RUMAH PENDERITA ISPA YANG BEROBAT JALAN PUSKESMAS HEDAM DAN BERTEMPAT TINGGAL DI KELURAHAN HEDAM DISTRIK HERAM KOTA JAYAPURA TAHUN 2007. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
EPINUS WENDA.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sangat erat berhubungan dengan kondisi rumah tempat tinggal, ventilasi, pencahayaan dan kepadatan hunian merupakan faktor risiko terhadap tingginya penderita ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi dan keadaan rumah penderita ISPA yang meliputi kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan serta observasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan survei observasional, dengan sampel seluruh penderita ISPA usia Balita yang berobat rawat jalan di Puskesmas Hedam dan bertempat tinggal di Kelurahan Hedam pada bulan Juli dan Agustus 2007.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah penderita ISPA usia Balita mempunyai kepadatan hunian padat sebesar 69,1% dan tidak padat 30,9%. Ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat sebesar 64,3% dan memenuhi syarat 35,7%, serta rumah yang mempunyai intensitas cahaya tidak memenuhi syarat sebanyak 69,1% dan memenuhi syarat 30,9%. Sedangkan rumah penderita ISPA usia Balita dengan kelembaban yang tidak memenuhi syarat sebanyak 71,4% dan 28,6% memenuhi syarat.
Hasil ini menunjukkan bahwa rumah penderita ISPA yang berobat jalan di Puskesmas Hedam sebagian besar dari persyaratan ventilasi, kepadatan dan intensitas cahaya serta kelembaban belum memenuhi syarat. Dengan demikian penulis menyarankan kepada Dinas Kota untuk membuat program penyehatan lingkungan permukiman kepada penderita ISPA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sangat erat berhubungan dengan kondisi rumah tempat tinggal, ventilasi, pencahayaan dan kepadatan hunian merupakan faktor risiko terhadap tingginya penderita ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi dan keadaan rumah penderita ISPA yang meliputi kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan serta observasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan survei observasional, dengan sampel seluruh penderita ISPA usia Balita yang berobat rawat jalan di Puskesmas Hedam dan bertempat tinggal di Kelurahan Hedam pada bulan Juli dan Agustus 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah penderita ISPA usia Balita mempunyai kepadatan hunian padat sebesar 69,1% dan tidak padat 30,9%. Ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat sebesar 64,3% dan memenuhi syarat 35,7%, serta rumah yang mempunyai intensitas cahaya tidak memenuhi syarat sebanyak 69,1% dan memenuhi syarat 30,9%. Sedangkan rumah penderita ISPA usia Balita dengan kelembaban yang tidak memenuhi syarat sebanyak 71,4% dan 28,6% memenuhi syarat. Hasil ini menunjukkan bahwa rumah penderita ISPA yang berobat jalan di Puskesmas Hedam sebagian besar dari persyaratan ventilasi, kepadatan dan intensitas cahaya serta kelembaban belum memenuhi syarat. Dengan demikian penulis menyarankan kepada Dinas Kota untuk membuat program penyehatan lingkungan permukiman kepada penderita ISPA. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 14:53 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1404 |

