JOSUA TAMPUBOLON, GUMSON (2007) GAMBARAN LINGKUNGAN KERJA KANTOR PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI PAPUA TAHUN 2007. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
GUMSON JOSUA TAMPUBOLON.pdf
Download (10MB)
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran lingkungan kerja Kantor Perpustakaan Daerah Provinsi Papua tahun 2007, dilihat berdasarkan variabel kebisingan, pencahayaan, suhu, kelembaban dan ventilasi. Mengingat variabel inilah yang secara fisik dapat mempengaruhi produktivitas kerja, tingkat kenyamanan dan konsentrasi bagi pegawai maupun bagi masyarakat yang ada dalam lingkungan kerja perpustakaan. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan pendekatan observasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 ruangan kerja yang ada dalam lingkungan kerja kantor perpustakaan, berdasarkan keadaan tingkat kebisingan diperoleh hasil rata-rata 58,08 dBA atau 100% tidak memenuhi syarat (TMS) kesehatan. Berdasarkan keadaan intensitas pencahayaan, yang memenuhi syarat sebanyak 4 ruangan (20%), tidak memenuhi syarat 16 ruangan (80%), rata-rata intensitas pencahayaan dalam ruangan sebesar 524,73 Lux. Berdasarkan keadaan suhu ruangan, 18 ruangan (80%) tidak memenuhi syarat (TMS), 2 ruangan (20%) yang memenuhi syarat (TMS), rata-rata suhu ruangan sebesar 23,13°C. Keadaan kelembaban, 19 ruangan tidak memenuhi syarat (TMS) atau sebesar 95%, 1 ruangan memenuhi syarat (MS) atau sebesar 5%. Rata-rata kelembaban dalam ruangan kerja perpustakaan sebesar 69,60%. Keadaan ventilasi yang memenuhi syarat sebanyak 14 ruangan (70%), tidak memenuhi syarat sebesar 6 ruangan (30%).
Tingkat kebisingan dalam ruangan tidak memenuhi syarat kesehatan, intensitas pencahayaan dalam ruangan tidak memenuhi syarat, keadaan suhu ruangan tidak memenuhi syarat, kelembaban tidak memenuhi syarat, keadaan ventilasi tidak memenuhi syarat.
Melihat hasil penelitian di atas, maka diharapkan pihak perpustakaan agar memperhatikan keadaan lingkungan kerja. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan di antaranya menurunkan tingkat kebisingan yang melebihi NAB dengan cara menanam pepohonan di lingkungan perpustakaan, memperhatikan ruangan agar kedap suara, pencahayaan dalam ruangan jangan hanya mengandalkan pencahayaan alami dan perlu pemeliharaan lampu, menjaga kebersihan dinding dan langit-langit, pemeliharaan dilakukan minimal tiga kali dalam setahun. Suhu, kelembaban erat kaitannya dengan ventilasi yang digunakan dalam ruangan. Dengan demikian agar memperhatikan dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran lingkungan kerja Kantor Perpustakaan Daerah Provinsi Papua tahun 2007, dilihat berdasarkan variabel kebisingan, pencahayaan, suhu, kelembaban dan ventilasi. Mengingat variabel inilah yang secara fisik dapat mempengaruhi produktivitas kerja, tingkat kenyamanan dan konsentrasi bagi pegawai maupun bagi masyarakat yang ada dalam lingkungan kerja perpustakaan. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan pendekatan observasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 ruangan kerja yang ada dalam lingkungan kerja kantor perpustakaan, berdasarkan keadaan tingkat kebisingan diperoleh hasil rata-rata 58,08 dBA atau 100% tidak memenuhi syarat (TMS) kesehatan. Berdasarkan keadaan intensitas pencahayaan, yang memenuhi syarat sebanyak 4 ruangan (20%), tidak memenuhi syarat 16 ruangan (80%), rata-rata intensitas pencahayaan dalam ruangan sebesar 524,73 Lux. Berdasarkan keadaan suhu ruangan, 18 ruangan (80%) tidak memenuhi syarat (TMS), 2 ruangan (20%) yang memenuhi syarat (TMS), rata-rata suhu ruangan sebesar 23,13°C. Keadaan kelembaban, 19 ruangan tidak memenuhi syarat (TMS) atau sebesar 95%, 1 ruangan memenuhi syarat (MS) atau sebesar 5%. Rata-rata kelembaban dalam ruangan kerja perpustakaan sebesar 69,60%. Keadaan ventilasi yang memenuhi syarat sebanyak 14 ruangan (70%), tidak memenuhi syarat sebesar 6 ruangan (30%). Tingkat kebisingan dalam ruangan tidak memenuhi syarat kesehatan, intensitas pencahayaan dalam ruangan tidak memenuhi syarat, keadaan suhu ruangan tidak memenuhi syarat, kelembaban tidak memenuhi syarat, keadaan ventilasi tidak memenuhi syarat. Melihat hasil penelitian di atas, maka diharapkan pihak perpustakaan agar memperhatikan keadaan lingkungan kerja. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan di antaranya menurunkan tingkat kebisingan yang melebihi NAB dengan cara menanam pepohonan di lingkungan perpustakaan, memperhatikan ruangan agar kedap suara, pencahayaan dalam ruangan jangan hanya mengandalkan pencahayaan alami dan perlu pemeliharaan lampu, menjaga kebersihan dinding dan langit-langit, pemeliharaan dilakukan minimal tiga kali dalam setahun. Suhu, kelembaban erat kaitannya dengan ventilasi yang digunakan dalam ruangan. Dengan demikian agar memperhatikan dengan baik. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 15:03 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1407 |

