RATNANINGRUM (2015) GAMBARAN MUTU TABLET IBUPROFEN GENERIK DAN IBUPROFEN MEREK DAGANG BERDASARKAN UJI DISOLUSI YANG BEREDAR DI DISTRIK SENTANI KOTA TAHUN 2015. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
18 ratnaningrum_compressed.pdf
Download (5MB)
Abstract
Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang termasuk salah satu dari golongan obat antiinflamasi non steroid (AINS) yang diindikasikan sebagai analgetika, antipiretika dan anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran mutu tablet Ibuprofen generik dan Ibuprofen merek dagang berdasarkan uji disolusi yang beredar di Distrik Sentani Kota tahun 2015. Metode penelitian ini adalah deskriptif yang mengambarkan mutu tablet Ibuprofen generic dan Ibuprofen merek dagang berdasarkan uji disolusi. Populasi dari penelitian ini yaitu tablet Ibuprofen generik dan tablet Ibuprofen merek dagang yang beredar di Distrik Sentani Kota. Sampel yang digunakan yaitu 2 macam Ibuprofen sediaan generik dan 2 macam Ibuprofen merek dagang yang beredar.
Hasil penelitian didapatkan bahwa mutu tablet Ibuprofen sediaan merek dagang kadar zat aktif terlarut lebih tinggi daripada obat Ibuprofen sediaan generik. Dimana kadar zat terlarut Ibuprofen sediaan generik A 95,06%, Ibuprofen sediaan generik B 97,70%, Ibuprofen sediaan merek dagang C 104,14%, dan Ibuprofen sediaan merek dagang D 100,51%. Dengan demikian keempat sampel tablet Ibuprofen yang beredar di Distrik Sentani Kota pada Tahun 2015 tersebut telah memenuhi syarat yang terdapat di Farmakope Indonesia IV.
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kadar zat aktif yang terlarut pada Ibuprofen sediaan merek dagang lebih tinggi dibandingkan dengan Ibuprofen sediaan generik. Penulis mengharapkan adanya penelitian pengujian bioavailibilitas ibuprofen sediaan generik dan merek dagang secara in vivo.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang termasuk salah satu dari golongan obat antiinflamasi non steroid (AINS) yang diindikasikan sebagai analgetika, antipiretika dan anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran mutu tablet Ibuprofen generik dan Ibuprofen merek dagang berdasarkan uji disolusi yang beredar di Distrik Sentani Kota tahun 2015. Metode penelitian ini adalah deskriptif yang mengambarkan mutu tablet Ibuprofen generic dan Ibuprofen merek dagang berdasarkan uji disolusi. Populasi dari penelitian ini yaitu tablet Ibuprofen generik dan tablet Ibuprofen merek dagang yang beredar di Distrik Sentani Kota. Sampel yang digunakan yaitu 2 macam Ibuprofen sediaan generik dan 2 macam Ibuprofen merek dagang yang beredar. Hasil penelitian didapatkan bahwa mutu tablet Ibuprofen sediaan merek dagang kadar zat aktif terlarut lebih tinggi daripada obat Ibuprofen sediaan generik. Dimana kadar zat terlarut Ibuprofen sediaan generik A 95,06%, Ibuprofen sediaan generik B 97,70%, Ibuprofen sediaan merek dagang C 104,14%, dan Ibuprofen sediaan merek dagang D 100,51%. Dengan demikian keempat sampel tablet Ibuprofen yang beredar di Distrik Sentani Kota pada Tahun 2015 tersebut telah memenuhi syarat yang terdapat di Farmakope Indonesia IV. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kadar zat aktif yang terlarut pada Ibuprofen sediaan merek dagang lebih tinggi dibandingkan dengan Ibuprofen sediaan generik. Penulis mengharapkan adanya penelitian pengujian bioavailibilitas ibuprofen sediaan generik dan merek dagang secara in vivo. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 15:58 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1424 |

