Christy Utami, Theresia Febriana and Kismiyati and Sahiddin, Muhamad and Sunarti (2025) PENDAMPINGAN DAN AKTUALISASI KADER SEBAGAI EDUKATOR PENCEGAHAN HIV/AIDS DAN SEKS PRANIKAH DI DISTRIK SENTANI, PAPUA. PENDAMPINGAN DAN AKTUALISASI KADER SEBAGAI EDUKATOR PENCEGAHAN HIV/AIDS DAN SEKS PRANIKAH DI DISTRIK SENTANI, PAPUA, - (-): -. pp. 1-7. ISSN -
12. Publikasi Pengmas 2025_Pendampingan_dan_Aktualisasi_K.pdf
Restricted to Registered users only
Download (373kB)
Abstract
Tingginya prevalensi HIV/AIDS dan perilaku seks pranikah pada remaja menjadi perhatian utama dalam upaya kesehatan masyarakat di Papua. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui dua program utama, yaitu pelatihan kader sebagai edukator kesehatan pencegahan HIV/AIDS dan seks pranikah, dan aksi kader untuk skrining kesehatan remaja dan pendidikan kesehatan reproduksi remaja di SMP YPKP Sentani. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan kader, dianalisis menggunakan
uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan kader setelah pelatihan dari 15,6 menjadi 18. Kader mampu melakukan skrining remaja dan melakukan praktik penyuluhan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai agen perubahan, dan dapat diimplementasikan secara
berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS dan seks pranikah di wilayah lain.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Additional Information: | Tingginya prevalensi HIV/AIDS dan perilaku seks pranikah pada remaja menjadi perhatian utama dalam upaya kesehatan masyarakat di Papua. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui dua program utama, yaitu pelatihan kader sebagai edukator kesehatan pencegahan HIV/AIDS dan seks pranikah, dan aksi kader untuk skrining kesehatan remaja dan pendidikan kesehatan reproduksi remaja di SMP YPKP Sentani. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan kader, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan kader setelah pelatihan dari 15,6 menjadi 18. Kader mampu melakukan skrining remaja dan melakukan praktik penyuluhan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai agen perubahan, dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS dan seks pranikah di wilayah lain. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:02 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1450 |

