SORIPЕТ, MERLIN (2026) MANAJEMEN KEBIDANAN PADA IBU INPARTU DENGAN KASUS SEROTINUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABEPURA - JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
MERLIN SORIPET.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
Lamanya kehamilan biasanya berlangsung 280 hari atau 40 minggu,
dihitung dari hari pertama haid terakhir. Pada antenatal sering kita jumpai bahwa
usia kehamilan adalah lewat waktu atau 42 minggu, namun bel'ım ada tandatanda mulainya persalinan, keadaan ini mungkin sepuluh persen dari seluruh
kehamilan. Sebagian diantaranya mungkin tidak benar-benar berusia 42 minggu,
tetapi lebih disebabkan oleh kekeliruan dalam memperkirakan usia Gestasional.
Tanpa diketahuinya usia gestasional yang akurat, ketetapan pertumbuhan janin
tidak dapat ditentukan dan kekeliruan yang sering dalam penatalaksanaan pasien
bias saja terjadi karena hal tersebut, frekuensi kehamilan leawat waktu / post
term / serotinus berkisar antara 10% - 15%, kematian janin pada serotinus dapat
terjadi sekitar 25% -35% dalam rahim, dan mungkin meningkat pada
pertolongan persalinan dengan tindakan. Untuk itu maka seoarang bidan yang
professional harus mampu dan terampil didalam mendeteksi dan menangani
suatu kasus serotinus agar tidak terjadi komplikasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Lamanya kehamilan biasanya berlangsung 280 hari atau 40 minggu, dihitung dari hari pertama haid terakhir. Pada antenatal sering kita jumpai bahwa usia kehamilan adalah lewat waktu atau 42 minggu, namun bel'ım ada tandatanda mulainya persalinan, keadaan ini mungkin sepuluh persen dari seluruh kehamilan. Sebagian diantaranya mungkin tidak benar-benar berusia 42 minggu, tetapi lebih disebabkan oleh kekeliruan dalam memperkirakan usia Gestasional. Tanpa diketahuinya usia gestasional yang akurat, ketetapan pertumbuhan janin tidak dapat ditentukan dan kekeliruan yang sering dalam penatalaksanaan pasien bias saja terjadi karena hal tersebut, frekuensi kehamilan leawat waktu / post term / serotinus berkisar antara 10% - 15%, kematian janin pada serotinus dapat terjadi sekitar 25% -35% dalam rahim, dan mungkin meningkat pada pertolongan persalinan dengan tindakan. Untuk itu maka seoarang bidan yang professional harus mampu dan terampil didalam mendeteksi dan menangani suatu kasus serotinus agar tidak terjadi komplikasi. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 09:01 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/157 |

