AYU NINGTIYAS, DESY MEILANI (2017) IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA KUE BASAH DI PASAR YOUTEFA DAN PASAR HAMADI KOTA JAYAPURA TAHUN 2017. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
DESY MAILANI AYU NINGTYAS.pdf
Download (8MB)
Abstract
Rhodamin B merupakan zat pewarna berupa kristal yang tidak berbau, berwarna hijau atau ungu kemerahan, mudah larut dalam larutan berwarna merah terang berfluoresan yang beredar di pasar sebagai zat pewarna tekstil atau pakaian. Zat ini sering disalah gunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.239/Menkes/ Per/V/85 menetapkan 30 zat pewarna berbahaya, Rhodamin B termasuk salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan Rhodamin B pada kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dilakukan pada bulan November 2016 pada sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi yang berjumlah 13 sampel dengan menggunakan metode Colorimetric (Semikuantitatif)/ ISO 9001:200. Hasil Penelitian negatif (tidak terjadi perubahan warna merah kebiruan) pada 13 sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi. Kesimpulan tidak ditemukan Rhodamin B pada sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamad . Saran untuk peneliti selanjutnya, yaitu hendaknya dilakukan pemeriksaan Rhodamin B pada sampel dan lokasi yang berbeda serta dilakukan uji kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS agar dapat mengetahui kadar Rhodamin B dari konsentrasi terendah hingga konsentrasi yang tertinggi.
Kata Kunci : Rhodamin B, Bahan Tambahan Pangan (BTP), Kue
Basah, Pasar Youtefa, Pasar Hamadi
Daftar Pustaka : 16 (2006-2014)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Rhodamin B merupakan zat pewarna berupa kristal yang tidak berbau, berwarna hijau atau ungu kemerahan, mudah larut dalam larutan berwarna merah terang berfluoresan yang beredar di pasar sebagai zat pewarna tekstil atau pakaian. Zat ini sering disalah gunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.239/Menkes/ Per/V/85 menetapkan 30 zat pewarna berbahaya, Rhodamin B termasuk salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan Rhodamin B pada kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dilakukan pada bulan November 2016 pada sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi yang berjumlah 13 sampel dengan menggunakan metode Colorimetric (Semikuantitatif)/ ISO 9001:200. Hasil Penelitian negatif (tidak terjadi perubahan warna merah kebiruan) pada 13 sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi. Kesimpulan tidak ditemukan Rhodamin B pada sampel kue basah di Pasar Youtefa dan Pasar Hamad . Saran untuk peneliti selanjutnya, yaitu hendaknya dilakukan pemeriksaan Rhodamin B pada sampel dan lokasi yang berbeda serta dilakukan uji kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS agar dapat mengetahui kadar Rhodamin B dari konsentrasi terendah hingga konsentrasi yang tertinggi. Kata Kunci : Rhodamin B, Bahan Tambahan Pangan (BTP), Kue Basah, Pasar Youtefa, Pasar Hamadi Daftar Pustaka : 16 (2006-2014) |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 09:28 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/177 |

