SETYARINI, ANIS (2003) PENGARUH PENAMBAHAN BUAH APEL TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK SELAI PISANG. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
ANIS SETYARINI.pdf
Download (18MB)
Abstract
Hasil pertanian seperti buah-buahan bersifat mudah rusak antara lain karena biasanya mempunyai tekstur yang lunak, kadar air yang tinggi dan enzim yang masih aktif. Buah pisang ambon dapat di makan secara langsung, tetapi dalam jumlah yang terbatas. Agar tidak terbuang percuma, dapat diolah dalam bentuk lain misalnya selai pisang.
Pectin merupakan salah satu faktor pengental dalam pembuatan selai. Kandungan pectin dalam buah apel cukup tinggi sehingga dapat menambah kualitas dari selai. Tujuan penelitian ini melalui penambahan apel pada selai pisang dapat diperoleh mutu organoleptik selai pisang yang lebih baik terutama rasa, warna dan tekstur.
Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa penambahan buah apel dengan konsentrasi 0%, 20%, 30% dan 40% terhadap berat pisang 200gr, melalui Uji Organoleptik oleh 20 panelis, dan Uji Anova, bahwa tidak ada perbedaan nyata dalam rasa, warna dan tekstur dibandingkan dengan control selai pisang.
Daftar Bacaan : 13 Buku (1985 - 1998).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Hasil pertanian seperti buah-buahan bersifat mudah rusak antara lain karena biasanya mempunyai tekstur yang lunak, kadar air yang tinggi dan enzim yang masih aktif. Buah pisang ambon dapat di makan secara langsung, tetapi dalam jumlah yang terbatas. Agar tidak terbuang percuma, dapat diolah dalam bentuk lain misalnya selai pisang. Pectin merupakan salah satu faktor pengental dalam pembuatan selai. Kandungan pectin dalam buah apel cukup tinggi sehingga dapat menambah kualitas dari selai. Tujuan penelitian ini melalui penambahan apel pada selai pisang dapat diperoleh mutu organoleptik selai pisang yang lebih baik terutama rasa, warna dan tekstur. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa penambahan buah apel dengan konsentrasi 0%, 20%, 30% dan 40% terhadap berat pisang 200gr, melalui Uji Organoleptik oleh 20 panelis, dan Uji Anova, bahwa tidak ada perbedaan nyata dalam rasa, warna dan tekstur dibandingkan dengan control selai pisang. Daftar Bacaan : 13 Buku (1985 - 1998). |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 03:09 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/196 |

