SEMPERURA, HERDI (2017) PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN MALARIA DENGAN MENGGUNAKAN GIEMSA PERBANDINGAN 1:3, 3%, DAN 10% PADA SEDIAAN TETES DARAH TEBAL DAN SEDIAAN DARAH TIPIS DI RSUD ABEPURA TAHUN 2016. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
HERDI SAMPERURA.pdf

Download (5MB)

Abstract

Latar belakang. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan oleh nyamuk Anopheles. Tujuan penelitian. Mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan menggunakan Giemsa perbandingan 1:3, 3% dan 10% di RSUD Abepura. Populasi dan sampel. Semua pasien malaria di RSUD Abepura, darah pasien malaria yang di ambil dan dibuat sediaan darah tebal dan hapusan darah tipis yang berjumlah 50 sampel. Jenis penelitian. Jenis penelitin ini adalah penelitian deskritif dengan menggunakan desain Cross sectional. Hasil penelitian. Hasil
pemeriksaan malaria dengan menggunakan Giemsa perbandingan 1:3, 3%, dan 10% pada sediaan tetes darah tebal dan sediaan darah tipis di RSUD Abepura tahun 2016 didapatkan tidak ada perbedaan hasil yang pada pemeriksaan malaria. Hal ini berdasarkan hasil dari uji statistik dengan menggunakan chi-square dimana signifikan 0,0001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan dari hasil pemeriksaan mikroskopik malaria antara pengenceran 1:3, 10%, dan 3% tetapi ada perbedaan pada lama waktu pewarnaan Giemsa. Kesimpulan. pemeriksaan malaria dengan menggunakan
Giemsa 1:3, 10% dan 3% tidak ditemukan perbedaan hasil secara mikroskopik tetapi perbedaan pada lama waktu pewarnaan.

Kata Kunci : Perbandingan Giemsa 3%, 10%, tetes darah tebal, tetes darah tipis, RSUD Abepura, Plasmodium.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar belakang. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan oleh nyamuk Anopheles. Tujuan penelitian. Mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan menggunakan Giemsa perbandingan 1:3, 3% dan 10% di RSUD Abepura. Populasi dan sampel. Semua pasien malaria di RSUD Abepura, darah pasien malaria yang di ambil dan dibuat sediaan darah tebal dan hapusan darah tipis yang berjumlah 50 sampel. Jenis penelitian. Jenis penelitin ini adalah penelitian deskritif dengan menggunakan desain Cross sectional. Hasil penelitian. Hasil pemeriksaan malaria dengan menggunakan Giemsa perbandingan 1:3, 3%, dan 10% pada sediaan tetes darah tebal dan sediaan darah tipis di RSUD Abepura tahun 2016 didapatkan tidak ada perbedaan hasil yang pada pemeriksaan malaria. Hal ini berdasarkan hasil dari uji statistik dengan menggunakan chi-square dimana signifikan 0,0001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan dari hasil pemeriksaan mikroskopik malaria antara pengenceran 1:3, 10%, dan 3% tetapi ada perbedaan pada lama waktu pewarnaan Giemsa. Kesimpulan. pemeriksaan malaria dengan menggunakan Giemsa 1:3, 10% dan 3% tidak ditemukan perbedaan hasil secara mikroskopik tetapi perbedaan pada lama waktu pewarnaan. Kata Kunci : Perbandingan Giemsa 3%, 10%, tetes darah tebal, tetes darah tipis, RSUD Abepura, Plasmodium.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 07 Jan 2026 02:44
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/204

Actions (login required)

View Item
View Item