RENYAAN, ABDUL HARIS (2000) HUBUNGAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA, TINGKAT PENDAPATAN, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DOK IX KELURAHAN TANJUNG RIA KECAMATAN JAYAPURA UTARA KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
ABDUL HARIS RENYAAN.pdf
Download (9MB)
Abstract
Kekurangan gizi pada anak balita apabila tidak segera ditanggulangi akan menimbulkan dampak yang merugikan seperti: Lambatnya pertumbuhan berat badan, rawan terhadap penyakit, menurunnya tingkat kecerdasan, dan terganggunya perkembangan mental anak (Alan Bcrg 1986).
Salah satu masalah gizi utama di Indoncsia adalah kurang energi protcin (KEP), di Irian Jaya sebanyak 184 kasus KЕР gabungan yang dilaporkan, jumlah ini hanyalah merupakan gambaran dari masalah yang ada, dimana masih banyak kasus KEP lain yang belum terungkap.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah anggota keluarga, tingkat pendapatan keluarga, dan asupan energi protein dengan status gizi anak balita. Metode yang digunakan adalah Cross Seetional Study, penentuan lokasi dilakukan secara selektif berdasarkan atas LAM program gizi dan pertimbangan jarak lokasi penclitian dengan Puskesmas, penelitian dilakukan selama dua minggu, yaitu pada tanggal 10 s/d 24 Agustus 2000.
Hasil penelitian dengan uji x2 pada a 0,05 didapatkan hubungan antara tingkat pendapatan dengan status gizi dimana X2 hitung (7,548) Iebih besar dari X2 tcoritik (3,841), demikian juga ada hubungan antara jumlah anggota keluarga dengan status gizi, dimana X2 hitung (7,958) lcbih besar dari x2 teoritik (3,841) dan ada hubngan antara asupan gizi (energi dan protein) dengan status gizi, dimana X2 hitung (5,965) lebih besar dari X2 teoritik (3,841).
Daftar bacaan : 1979 - 1999
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Kekurangan gizi pada anak balita apabila tidak segera ditanggulangi akan menimbulkan dampak yang merugikan seperti: Lambatnya pertumbuhan berat badan, rawan terhadap penyakit, menurunnya tingkat kecerdasan, dan terganggunya perkembangan mental anak (Alan Bcrg 1986). Salah satu masalah gizi utama di Indoncsia adalah kurang energi protcin (KEP), di Irian Jaya sebanyak 184 kasus KЕР gabungan yang dilaporkan, jumlah ini hanyalah merupakan gambaran dari masalah yang ada, dimana masih banyak kasus KEP lain yang belum terungkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah anggota keluarga, tingkat pendapatan keluarga, dan asupan energi protein dengan status gizi anak balita. Metode yang digunakan adalah Cross Seetional Study, penentuan lokasi dilakukan secara selektif berdasarkan atas LAM program gizi dan pertimbangan jarak lokasi penclitian dengan Puskesmas, penelitian dilakukan selama dua minggu, yaitu pada tanggal 10 s/d 24 Agustus 2000. Hasil penelitian dengan uji x2 pada a 0,05 didapatkan hubungan antara tingkat pendapatan dengan status gizi dimana X2 hitung (7,548) Iebih besar dari X2 tcoritik (3,841), demikian juga ada hubungan antara jumlah anggota keluarga dengan status gizi, dimana X2 hitung (7,958) lcbih besar dari x2 teoritik (3,841) dan ada hubngan antara asupan gizi (energi dan protein) dengan status gizi, dimana X2 hitung (5,965) lebih besar dari X2 teoritik (3,841). Daftar bacaan : 1979 - 1999 |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 02:48 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/205 |

