Alwi (2000) HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DAN ASUPAN GIZI DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI KELURAHAN TANJUNG RIA KECAMATAN JAYAPURA UTARA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ALWI.pdf

Download (17MB)

Abstract

ALWI

“HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN IBU
TENTANG GIZI DAN PÓLA ASUPAN GIZI IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI KELURAHAN TANJUNG RIA KЕСАМАТAN JAYAPURA UTARA”.

Di Indonesia masalah gizi kurang masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama anak dan ibu hamil yang merupakan golongan rentan terhadap penyakit akibat kekurangan gizi, sehingga perlu pengawasan yang ketat. Timbulnya masalah gizi pada ibu hamil ini, karena di beberapa daerah di Indonesia, masih ada kelompok masyarakat yang membatasi pemeberian makanan ibu hamil. Sehingga kebutuhan akan zat gizi bagi si ibu tidak terpenuhi.

Kekurangan gizi pada ibu hamil sangat berkaitan erat dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) yang merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi di Indonesia.

Bila BBLR tersebut dapat hidup, mereka tidak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal sebagai manusia yang berpotensi penuh sebagai sumber daya pembangunan yang tangguh dan berkualitas.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi, dan asupan gizi ibu hamil. Sampel dari penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksa kehamilannya di Puskesmas Tanjung Ria yang bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Ria.

Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 45 ibu hamil dengan menggunakan rumus besar sampel yang dilakukan secara "Random Sampling”.

Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2000 minggu ketiga sampai bulan September minggu ketiga dengan unit (sampel) yang memenuhi kriteria sampel yang telah dijelaskan.

Data primer yang diperoleh adalah dengan penimbangan berat badan ibu hamil dan wawancara secara langsung yang berdasarkan quisioner yang sudah disediakan yang meliputi: Quisioner tentang pengetahuan gizi ibu hamil. Data antropometri yang dikumpulkan yaitu : Bb dan TB umur kehamilan ibu, data sekunder yaitu mengenai data
monografi, geografu. Data yang dikumpulkan di analisa secara statistik dengan khikwadrat yang kemudian dilanjutkan dengan uji phi apabila terdapat hubungan yang bermakna.

Status gizi ibu hamil yang baik terdapat 37 atau (82.2%) responden dan 8 atau 917.8%) responden yang status gizinya kurang dari 45 responden yang diteliti.

Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi dan asupan gizi ibu hamil dengan status gizi ibu hamil.

Daftar Bacaan: 17 (1979-1996).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: ALWI “HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DAN PÓLA ASUPAN GIZI IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI KELURAHAN TANJUNG RIA KЕСАМАТAN JAYAPURA UTARA”. Di Indonesia masalah gizi kurang masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama anak dan ibu hamil yang merupakan golongan rentan terhadap penyakit akibat kekurangan gizi, sehingga perlu pengawasan yang ketat. Timbulnya masalah gizi pada ibu hamil ini, karena di beberapa daerah di Indonesia, masih ada kelompok masyarakat yang membatasi pemeberian makanan ibu hamil. Sehingga kebutuhan akan zat gizi bagi si ibu tidak terpenuhi. Kekurangan gizi pada ibu hamil sangat berkaitan erat dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) yang merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi di Indonesia. Bila BBLR tersebut dapat hidup, mereka tidak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal sebagai manusia yang berpotensi penuh sebagai sumber daya pembangunan yang tangguh dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi, dan asupan gizi ibu hamil. Sampel dari penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksa kehamilannya di Puskesmas Tanjung Ria yang bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Ria. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 45 ibu hamil dengan menggunakan rumus besar sampel yang dilakukan secara "Random Sampling”. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2000 minggu ketiga sampai bulan September minggu ketiga dengan unit (sampel) yang memenuhi kriteria sampel yang telah dijelaskan. Data primer yang diperoleh adalah dengan penimbangan berat badan ibu hamil dan wawancara secara langsung yang berdasarkan quisioner yang sudah disediakan yang meliputi: Quisioner tentang pengetahuan gizi ibu hamil. Data antropometri yang dikumpulkan yaitu : Bb dan TB umur kehamilan ibu, data sekunder yaitu mengenai data monografi, geografu. Data yang dikumpulkan di analisa secara statistik dengan khikwadrat yang kemudian dilanjutkan dengan uji phi apabila terdapat hubungan yang bermakna. Status gizi ibu hamil yang baik terdapat 37 atau (82.2%) responden dan 8 atau 917.8%) responden yang status gizinya kurang dari 45 responden yang diteliti. Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi dan asupan gizi ibu hamil dengan status gizi ibu hamil. Daftar Bacaan: 17 (1979-1996).
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 07 Jan 2026 03:21
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/222

Actions (login required)

View Item
View Item