KORWA, HANNA (2026) MANAJEMEN KEBIDANAN PADA IBU INPARTU DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KELAS – B РAPUA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
HANNA KORWA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB)

Abstract

Pelayanan kebidanan yang profesional merupakan hal penting dalam
melaksanakan asuhan kebidanan yang bermutu pada ibu, dalam hal ini pada ibu
dengan ketuban pecah dini, yang penulis angkat dalam karya tulis ilmiah ini, guna
mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut dan berdampak sangat fatal pada ibu
yang mengalaminya.
Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada ibu dengan ketuban pecah
dini dengan menggunakan metode pendekatan dan pemecahan masalah yaitu
manajemen kebidanan. Berdasarkan langkah-langkahnya, penulis dapat mengambil
kesimpulan sebagai berikut:
1. Dengan mengkaji status kesehatan klien maka permasalahan yang
dihadapi klien dapat diketahui.
2. Klien yang mengalami ketuban pecah dini, sangat rentan terhadap
terjadinya infeksi sehingga diperlukan penanganan yang tepat.
3. Terciptanya hubungan dan kerjasama yang baik, khsusunya antara penulis
dengan klien, penulis dengan staf ruangan, sehingga pelaksanaan
manajemen kebidanan ini dapat terlaksanan dengan baik.
4. Dengan menggunakan proses manajemen secara baik dan benar dalam
memberikan asuhan kebidanan pada klien dengan ketuban pecah dini,
maka resiko terhadap komplikasi infeksi dapat dicegah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pelayanan kebidanan yang profesional merupakan hal penting dalam melaksanakan asuhan kebidanan yang bermutu pada ibu, dalam hal ini pada ibu dengan ketuban pecah dini, yang penulis angkat dalam karya tulis ilmiah ini, guna mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut dan berdampak sangat fatal pada ibu yang mengalaminya. Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada ibu dengan ketuban pecah dini dengan menggunakan metode pendekatan dan pemecahan masalah yaitu manajemen kebidanan. Berdasarkan langkah-langkahnya, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Dengan mengkaji status kesehatan klien maka permasalahan yang dihadapi klien dapat diketahui. 2. Klien yang mengalami ketuban pecah dini, sangat rentan terhadap terjadinya infeksi sehingga diperlukan penanganan yang tepat. 3. 4. Terciptanya hubungan dan kerjasama yang baik, khsusunya antara penulis dengan klien, penulis dengan staf ruangan, sehingga pelaksanaan manajemen kebidanan ini dapat terlaksanan dengan baik. Dengan menggunakan proses manajemen secara baik dan benar dalam memberikan asuhan kebidanan pada klien dengan ketuban pecah dini, maka resiko terhadap komplikasi infeksi dapat dicegah.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 07 Jan 2026 03:34
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/226

Actions (login required)

View Item
View Item