TANDIBUA, RISMA (2017) GAMBARAN PENDERITA MALARIA DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN TAHUN 2017. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
RISMA TANDIBUA.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang Malaria merupakan penyakit infeksi akibat genus Plasmodium dan ditularkan terutama melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran penderita malaria di Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah semua penderita dinyataan positif malaria setelah memeriksakan darahnya di Laboratorium Puskesmas Serui Kota. Hasilk elompok umur tertinggi <10 tahun yaitu sebanyak 69 penderita (47,6%) terinfeksi P .. falciparum 35 penderita 49%, terinfeksi P.vivax 35 penderita (30,0%), jenis kelamin tertinggi terinfeksi malaria adalah jenis kelamin perempuan yaitu 96 penderita (66,2%), terinfeksi P. falciparum 43 penderita 60,6 %, P. vivax sebanyak 9 penderita 90%, menurut tingkat pendidikan yang tertinggi adalah Tidak Sekolah yaitu 77 penderita (53,1%), terinfeksi P.falciparum 38 penderita (53,5%), P.vivax 3 penderita (30,0%), Belum Bekerja sebanyak 123 penderita (84,8%), terinfeksi P.falciparum sebanyak 58 penderita (81,7%), dan P.vivax sebanyak 6 penderita (60,0%). sosial budaya yang tertinggi adalah penderita berada di dalam rumah pada malam hari yaitu 229 penderita (71,6%), terinfeksi P.falciparum sebanyak 192 penderita (73,3%), P.vivax sebanyak 37 penderita (63,8%). Kesimpulan pv 0,000 < 0,05 tidak ada hubungan signifikan antara umur,jeniskelamin, tingkat pendidikan dan sosial budaya dengan gambaran penderita malaria. pv 0,000 > 0,05 ada hubungan signifikan antara status pekerjaan dengan gambaran penderita malaria.
Kata Kunci : Penderita Malaria, Puskesmas Serui Kota.
Referensi : 25 (2000-2016).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang Malaria merupakan penyakit infeksi akibat genus Plasmodium dan ditularkan terutama melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran penderita malaria di Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah semua penderita dinyataan positif malaria setelah memeriksakan darahnya di Laboratorium Puskesmas Serui Kota. Hasilk elompok umur tertinggi <10 tahun yaitu sebanyak 69 penderita (47,6%) terinfeksi P .. falciparum 35 penderita 49%, terinfeksi P.vivax 35 penderita (30,0%), jenis kelamin tertinggi terinfeksi malaria adalah jenis kelamin perempuan yaitu 96 penderita (66,2%), terinfeksi P. falciparum 43 penderita 60,6 %, P. vivax sebanyak 9 penderita 90%, menurut tingkat pendidikan yang tertinggi adalah Tidak Sekolah yaitu 77 penderita (53,1%), terinfeksi P.falciparum 38 penderita (53,5%), P.vivax 3 penderita (30,0%), Belum Bekerja sebanyak 123 penderita (84,8%), terinfeksi P.falciparum sebanyak 58 penderita (81,7%), dan P.vivax sebanyak 6 penderita (60,0%). sosial budaya yang tertinggi adalah penderita berada di dalam rumah pada malam hari yaitu 229 penderita (71,6%), terinfeksi P.falciparum sebanyak 192 penderita (73,3%), P.vivax sebanyak 37 penderita (63,8%). Kesimpulan pv 0,000 < 0,05 tidak ada hubungan signifikan antara umur,jeniskelamin, tingkat pendidikan dan sosial budaya dengan gambaran penderita malaria. pv 0,000 > 0,05 ada hubungan signifikan antara status pekerjaan dengan gambaran penderita malaria. Kata Kunci : Penderita Malaria, Puskesmas Serui Kota. Referensi : 25 (2000-2016). |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:56 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/252 |

