RUMBEWAS, HENDRIK. W. (2000) HUBUNGAN ASUPAN GIZI KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BAGI USIA LANJUT PADA PANTI SOSIAL TRESNA WERDA "TAT TWAM ASI" SENTANI JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
HENDRIK W. RUMBEWAS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Menyadari akan proporsi penduduk berusia 55 tahun keatas akan meningkatkan sejalan dengan peningkatan dan membaiknya keadaan sosial ekonomi budaya bangsa Indonesia dimasa-masa yang akan datang, maka perlu dilakukan pengkajian yang lebih mendaiam mengenal masalah penduduk usia lanjut ini lebih mendalam.
Pada tahap tingkat asupan yang minimal secara periodik dalam jangka waktu yang lama, akan menyebabkan penggunaan energi cadangan
yang disimpan dalam bentuk energi cadangan.
Hal tersebut diatas akan mengakibatkan aktifitas akan berkembang dan ketidakmampuan untuk berfikir akan menjadi sangat lamban, kesemuaan ini dipengaruhi oleh ada tidaknya asupan gizi pengganti cadangan energi yang habis digunakan. Dan juga sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup para usia lanjut yang mendambakan hidup sejahtera dimasa yang akan datang dengan tidak dipengaruhi oleh keadaan gizi yang tidak optimal.
Tujuan pendidikan adalah diperolehnya informasi asupan gizi, kebiasaan makan yang ada hubungannya dengan status gizi bagi usia lanjut di Panti Sosial Tresna Werdha Sentani.
Diharapkan dari penelitian ini diperoleh manfaat yang sangat berarti bagi pengembangan ilmu tentang kesehatan para usia lanjut dan yang lebih banyak membicarakan soal pengembangan penyelenggaraan makanan bagi para usia lanjut yang inap/bertempat tinggal di panti, guna mempertahankan kehidupannya yang dilalui selama hidup dipanti.
Penelitian ini merupakan penelitian survei (Deskriftip Analitik) dengan metode pendekatan "Croos Sectional Study" dan dengan populasi yaitu semua usia lanjt yang hidup dan bertempat tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha tidak mengalami penyakit tertentu dengan rata-rata perbandingan umur usia lanjut yaitu 60-78 tahun.
Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran arsip dan wawancara dengan alat bantu kuesioner dilakukan dengan cara deskriftif proses dan analisa hubungan linier sederhana. Dari hasil yang diperoleh jumlah sampel 38 sampel Asupan Energi yang menyatakan baik ada 19 sampel, Asupan Protein 19 sampel, dan Kebiasaan Makan 20 sampel.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Menyadari akan proporsi penduduk berusia 55 tahun keatas akan meningkatkan sejalan dengan peningkatan dan membaiknya keadaan sosial ekonomi budaya bangsa Indonesia dimasa-masa yang akan datang, maka perlu dilakukan pengkajian yang lebih mendaiam mengenal masalah penduduk usia lanjut ini lebih mendalam. Pada tahap tingkat asupan yang minimal secara periodik dalam jangka waktu yang lama, akan menyebabkan penggunaan energi cadangan yang disimpan dalam bentuk energi cadangan. Hal tersebut diatas akan mengakibatkan aktifitas akan berkembang dan ketidakmampuan untuk berfikir akan menjadi sangat lamban, kesemuaan ini dipengaruhi oleh ada tidaknya asupan gizi pengganti cadangan energi yang habis digunakan. Dan juga sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup para usia lanjut yang mendambakan hidup sejahtera dimasa yang akan datang dengan tidak dipengaruhi oleh keadaan gizi yang tidak optimal. Tujuan pendidikan adalah diperolehnya informasi asupan gizi, kebiasaan makan yang ada hubungannya dengan status gizi bagi usia lanjut di Panti Sosial Tresna Werdha Sentani. Diharapkan dari penelitian ini diperoleh manfaat yang sangat berarti bagi pengembangan ilmu tentang kesehatan para usia lanjut dan yang lebih banyak membicarakan soal pengembangan penyelenggaraan makanan bagi para usia lanjut yang inap/bertempat tinggal di panti, guna mempertahankan kehidupannya yang dilalui selama hidup dipanti. Penelitian ini merupakan penelitian survei (Deskriftip Analitik) dengan metode pendekatan "Croos Sectional Study" dan dengan populasi yaitu semua usia lanjt yang hidup dan bertempat tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha tidak mengalami penyakit tertentu dengan rata-rata perbandingan umur usia lanjut yaitu 60-78 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran arsip dan wawancara dengan alat bantu kuesioner dilakukan dengan cara deskriftif proses dan analisa hubungan linier sederhana. Dari hasil yang diperoleh jumlah sampel 38 sampel Asupan Energi yang menyatakan baik ada 19 sampel, Asupan Protein 19 sampel, dan Kebiasaan Makan 20 sampel. |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:04 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/281 |

