JUNIARTY, RUTH (2021) HUBUNGAN ANTARA KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN TBC PARU DI PUSKESMAS KELAPA LIMA KABUPATEN MERAUKЕ. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
RUTH JUNIARTY.pdf

Download (10MB)

Abstract

Salah satu faktor yang berperan dalam penyebaran kuman tuberculosis adalah faktor lingkungan yaitu keadaan rumah yang tidak memenuhi syarat Kesehatan meliputi ventilasi, pencahayaan, jenis lantai, jenis dinding, kelembaban, suhu dan kepadatan hunian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan hunian, pencahayaan, suhu ruangan, kelembapan dan luas ventilasi dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Lima. Sampel pada penelitian ini adalah penduduk yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kelapa Lima dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Data diolah secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-aquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden yang status penyakit TBC sebanyak 51.4% dan yang status penaykit bukan TBC sebanyak 48.6%. ada hubungan antara kepadatan hunian dengan status penyakit TBC (p=0.001 (p <0.05), ada hubungan antara pencahayaan dengan status penyakit TBC (p=0.020 (p <0.05), ada hubungan antara kelembapan dengan status penyakit TBC (p=0.0420 (p <0.05), ada hubungan antara luas ventilasi dengan status penyakit TBC (p-0.015 (p < 0.05) dan untuk suhu ruangan menunjukkan tidak adanya hubungan dengan status penyakit TBC (p 0.927 (p > 0.05). masyarakat mampu memperbaiki kondisi rumah sesuai dengan criteria rumah sehat.

Kata kunci: Kepadatan hunian, pencahayaan, suhu ruangan, kelembapan, luas ventilasi, ТВС

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Salah satu faktor yang berperan dalam penyebaran kuman tuberculosis adalah faktor lingkungan yaitu keadaan rumah yang tidak memenuhi syarat Kesehatan meliputi ventilasi, pencahayaan, jenis lantai, jenis dinding, kelembaban, suhu dan kepadatan hunian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan hunian, pencahayaan, suhu ruangan, kelembapan dan luas ventilasi dengan kejadian TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Lima. Sampel pada penelitian ini adalah penduduk yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kelapa Lima dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Data diolah secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-aquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden yang status penyakit TBC sebanyak 51.4% dan yang status penaykit bukan TBC sebanyak 48.6%. ada hubungan antara kepadatan hunian dengan status penyakit TBC (p=0.001 (p <0.05), ada hubungan antara pencahayaan dengan status penyakit TBC (p=0.020 (p <0.05), ada hubungan antara kelembapan dengan status penyakit TBC (p=0.0420 (p <0.05), ada hubungan antara luas ventilasi dengan status penyakit TBC (p-0.015 (p < 0.05) dan untuk suhu ruangan menunjukkan tidak adanya hubungan dengan status penyakit TBC (p 0.927 (p > 0.05). masyarakat mampu memperbaiki kondisi rumah sesuai dengan criteria rumah sehat. Kata kunci: Kepadatan hunian, pencahayaan, suhu ruangan, kelembapan, luas ventilasi, ТВС
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 07 Jan 2026 08:37
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/287

Actions (login required)

View Item
View Item