FARIDA, FARIDA (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN MALARIA TERTIANA DI RUMAH SAKIT UMUM YOWARI. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
10. farida.pdf
Restricted to Registered users only

Download (20MB)

Abstract

Setelah Penulis melakukan Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas " RS "
dengan malaria tersiana di ruang Rawat Gabung RSUD Yowari, mulai tanggal19
-21 Juli 2010, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
2)
3)
4)
Setiap kasus kebidanan pada ibu nifas dengan malaria, bila dilakukan
pengkajian yang sistematis dan benar maka penangananya dapat berlangsung
dengan baik dimana dapat memberikan pelayanan terbaik, maka manajemen
kebidanan dalam bentuk asuhan kebidanan merupakan metode yang tepat
dalam pemecahan masalah klien.
Pelayanan yang baik tidak terlepas dari pemahaman teoritis maupun
keterampilan tenaga yang memberikan pelayanan. Untuk itu bidan dituntut
lebih professional didalam menangani setiap kasus kebidanan.
Selain pemahaman teoritis dan ketrampilan tenaga maka fasilitas penunjang
seperti alat-alat atau instrument yang diperlukan bagi suatu tindakan
kebidanan, sangatlah diperlukan.
5) Ibu nifas " RS "sebagai pasien dengan malaria tersiana, dapat diberikan
pelayanan menurut Penulis cukup baik, masalah pasien dapat teratasi dan klien boleh pulang pada hari ke 3 sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter
bahwa tidak ada komplikasi.
Manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan yang berkesinambungan, untuk
itu diharapkan semua petugas atau bidan harus benar-benar memahami
tentang manajemen kebidanan serta langkah - langkah atau tahap- tahap
dalam manajemen kebidanan.
Disamping itu pula, kerja sama dari tenaga bidan dalam menyelesaikan
berbagai masalah / kasus kebidanan, sangatlah diperlukan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Setelah Penulis melakukan Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas " RS " dengan malaria tersiana di ruang Rawat Gabung RSUD Yowari, mulai tanggal19 -21 Juli 2010, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : 2) 3) 4) Setiap kasus kebidanan pada ibu nifas dengan malaria, bila dilakukan pengkajian yang sistematis dan benar maka penangananya dapat berlangsung dengan baik dimana dapat memberikan pelayanan terbaik, maka manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan kebidanan merupakan metode yang tepat dalam pemecahan masalah klien. Pelayanan yang baik tidak terlepas dari pemahaman teoritis maupun keterampilan tenaga yang memberikan pelayanan. Untuk itu bidan dituntut lebih professional didalam menangani setiap kasus kebidanan. Selain pemahaman teoritis dan ketrampilan tenaga maka fasilitas penunjang seperti alat-alat atau instrument yang diperlukan bagi suatu tindakan kebidanan, sangatlah diperlukan. 5) Ibu nifas " RS "sebagai pasien dengan malaria tersiana, dapat diberikan pelayanan menurut Penulis cukup baik, masalah pasien dapat teratasi dan klien boleh pulang pada hari ke 3 sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter bahwa tidak ada komplikasi. Manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan yang berkesinambungan, untuk itu diharapkan semua petugas atau bidan harus benar-benar memahami tentang manajemen kebidanan serta langkah - langkah atau tahap- tahap dalam manajemen kebidanan. Disamping itu pula, kerja sama dari tenaga bidan dalam menyelesaikan berbagai masalah / kasus kebidanan, sangatlah diperlukan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 26 Dec 2025 06:47
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/29

Actions (login required)

View Item
View Item