KIRIMUNUN, MARIA PANGKRASIA (2003) HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN PAGI DAN ASUPAN GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI HOLTEKAMP DESA HOLTEKAMP DISTRIK MUARA TAMI KOTA JAYAPURA PROPINSI PAPUA TAHUN 2003. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
MARIA PANGKRASIA KIRIMUNUN (V2).pdf

Download (19MB)

Abstract

Tingkat prestasi belajar anak sekolah merupakan tolok ukur dari kemajuan program pembangunan nasional, untuk memperoleh SDM yang berkualitas. Karena itu program pembelajaran merupakan langkah penting yang perlu dilaksanakan.

Prestasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan suatu keberhasilan yang diperoleh atau dicapai selama mengikuti proses belajar. Prestasi belajar seseorang dikatakan baik apabila terdapat keseimbangan dan keserasian kecukupan gizinya sehari-hari.

Kekurangan gizi pada anak sekolah menyebabkan terganggunya konsentrasi belajar, daya menyerap pelajaran menurun, sehingga prestasi belajarnya pun menjadi rendah.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kebiasaan makan pagi, asupan gizi dan prestasi belajar anak sekolah dasar di SD Negeri Holtekamp Desa Holtekamp Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan sectional study dengan semua anak SD sampel yang duduk di kelas-
VI. Dari 34 anak SD sampel diketemukan 47,05% prestasi belajar anak baik dan kurang sebesar 52,94%. Sedangkan kebiasaan makan pagi yang baik 44,11% dan kurang 55,88%. Bila dilihat dari asupan gizi, sebagian besar baik yaitu sebesar 70,85% dan kurang hanya 29,41%.

Asupan gizi bila dihubungkan dengan prestasi belajar menunjukkan adanya hubungan yang bermakna berdasarkan hasil uji statistik x2 karena Ho ditolak dengan nilai x2n > x2t. Demikian pula kebiasaan makan pagi dengan prestasi belajar menunjukkan
adanya hubungan yang bermakna karena x2n > x2t

Daftar bacaan : 18 (1986- 2001).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Tingkat prestasi belajar anak sekolah merupakan tolok ukur dari kemajuan program pembangunan nasional, untuk memperoleh SDM yang berkualitas. Karena itu program pembelajaran merupakan langkah penting yang perlu dilaksanakan. Prestasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan suatu keberhasilan yang diperoleh atau dicapai selama mengikuti proses belajar. Prestasi belajar seseorang dikatakan baik apabila terdapat keseimbangan dan keserasian kecukupan gizinya sehari-hari. Kekurangan gizi pada anak sekolah menyebabkan terganggunya konsentrasi belajar, daya menyerap pelajaran menurun, sehingga prestasi belajarnya pun menjadi rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kebiasaan makan pagi, asupan gizi dan prestasi belajar anak sekolah dasar di SD Negeri Holtekamp Desa Holtekamp Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan sectional study dengan semua anak SD sampel yang duduk di kelas- VI. Dari 34 anak SD sampel diketemukan 47,05% prestasi belajar anak baik dan kurang sebesar 52,94%. Sedangkan kebiasaan makan pagi yang baik 44,11% dan kurang 55,88%. Bila dilihat dari asupan gizi, sebagian besar baik yaitu sebesar 70,85% dan kurang hanya 29,41%. Asupan gizi bila dihubungkan dengan prestasi belajar menunjukkan adanya hubungan yang bermakna berdasarkan hasil uji statistik x2 karena Ho ditolak dengan nilai x2n > x2t. Demikian pula kebiasaan makan pagi dengan prestasi belajar menunjukkan adanya hubungan yang bermakna karena x2n > x2t Daftar bacaan : 18 (1986- 2001).
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 07 Jan 2026 09:29
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/298

Actions (login required)

View Item
View Item