WIDIA PUTRI, HARLINDA (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM KONTEKS KELUARGA PADA IBU HAMIL DENGAN KEPUTIHAN DI KELURAHAN WAENA, DISTRIK HERAM, KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
11. harlina widia putri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (21MB)
Abstract
Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada keluarga Tn "Y" di
Jl. Teratai 3 Buper, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Pada tanggal 23 juli 2010, 28 juli 2010, dan 04 agustus 2010, mengacu
pada metode kebidanan komunitas (keluarga binaan), dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Pengkajian data merupakan langkah pertama yang memuat semua data
yang bersumber dari klien, keluarga, dan pemeriksaan fisik. Semua
data dan informasi yang dikumpulkan untuk mengevaluasi keadaan
klien secara lengkap. Untuk itu bidan sebagai pelaksana asuhan
dituntut memiliki kepekaan, ketelitian, wawasan dan pengetahuan
yang luas dalam mengumpulkan data data yang dibutuhkan.
Sehinggan asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan klien.
2. Identifikasi masalah, diagnosa dan kebutuhan klien ditentukan
berdasarkan data yang dikumpulkan pada langkah pertama, data yang
dikumpulkan harus akurat dan benar.
3. Rencana asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah
sebelumnya. Bidan sebagai perumus rencana, membuat rencana
berdasarkan kebutuhan klien. Semua keputusan yang dikembangkan
dalam asuhan menyeluruh ini harus rasional dan benar - benar
berdasarkan teori.
4. Pelaksanaan rencana dilakukan oleh bidan, bidan akan melakukan
tindakan sesuai dengan ketrampilan yang dimilikinya secara efisien.
5. Evaluasi merupakan langkah terakhir untuk mengetahui keefektifan
dari asuhan yang telah diberikan, dimana dilakukan tinjauan kembali
apakah semua kebutuhan klien sudah terpenuhi atau belum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada keluarga Tn "Y" di Jl. Teratai 3 Buper, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura. Pada tanggal 23 juli 2010, 28 juli 2010, dan 04 agustus 2010, mengacu pada metode kebidanan komunitas (keluarga binaan), dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pengkajian data merupakan langkah pertama yang memuat semua data yang bersumber dari klien, keluarga, dan pemeriksaan fisik. Semua data dan informasi yang dikumpulkan untuk mengevaluasi keadaan klien secara lengkap. Untuk itu bidan sebagai pelaksana asuhan dituntut memiliki kepekaan, ketelitian, wawasan dan pengetahuan yang luas dalam mengumpulkan data data yang dibutuhkan. Sehinggan asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan klien. 2. Identifikasi masalah, diagnosa dan kebutuhan klien ditentukan berdasarkan data yang dikumpulkan pada langkah pertama, data yang dikumpulkan harus akurat dan benar. 3. Rencana asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah sebelumnya. Bidan sebagai perumus rencana, membuat rencana berdasarkan kebutuhan klien. Semua keputusan yang dikembangkan dalam asuhan menyeluruh ini harus rasional dan benar - benar berdasarkan teori. 4. Pelaksanaan rencana dilakukan oleh bidan, bidan akan melakukan tindakan sesuai dengan ketrampilan yang dimilikinya secara efisien. 5. Evaluasi merupakan langkah terakhir untuk mengetahui keefektifan dari asuhan yang telah diberikan, dimana dilakukan tinjauan kembali apakah semua kebutuhan klien sudah terpenuhi atau belum. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 26 Dec 2025 07:06 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/30 |

