LEONA RUMPAIDUS, MARYKE (2003) HUBUNGAN KADAR HAEMOGLOBIN (HB), ASUPAN GIZI STATUS GIZI TERHADAP PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA WANITA PADA PERUSAHAAN PENGALENGAN IKAN DI KOTA SORONG - PAPUA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
MARYKE LEONA RUMPAIDUS.pdf
Download (11MB)
Abstract
Pekerja wanita merupakan kelompok yang rentan terhadap anemia
gizi utamanya karena kekurangan zat besi. Sesuai dengan kodratnya pekerja akan mengalami haid, kehamilan, dan menyusui bayi.
Kondisi ini memerlukan pemeliharaan dan perlindungan kesehatan yang baik agar kualitas sumber daya manusia dapat dimanfaatkan secara maksimal agar generasi penerus terjamin kesehatannya dengan kondisi kesehatan yang baik, tidak saja bermanfaat bagi tenaga wanita dan keluarganya tetapi juga akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Karena derajat kesehatan dan status gizi yang kurang akan berdampak pada sumber daya MC dan pembangunan nasional. Seseorang dikatakan produktif apabila dia mampu menghasilkan sesuatu lebih banyak atau sama dengan dari kelompok orang tersebut. Usia produktif adalah 15 - 15 tahun.
Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar Hb, Asupan
Gizi, status Gizi terhadap produktifitas tenaga kerja wanita di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan "Cross
Sectional Study" yang dilakukan selama 10 hari mulai tanggal 15 Oktober 2003 sampai dengan 25 Oktober 2003, tempat penelitian dilakukan di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Tenaga Kerja wanita
dengan kriteria inklusif.
Dan penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder, pengolahan data secara manual dengan menggunakan calculator, penyajian data dilakukan dalam tabel distribusi sampel disertai penjelasan sedangkan analisa dengan menggunakan chi-kuadrat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100 orang Tenaga Kerja Wanita
kadar Hb Normal 19% dan kurang 81%. Asupan gizi baik 89% dan kurang 11 %.
Status gizi 85% dan kurang 15%.
Hasil uji statistik dengan menggunakan chi-kuadrat menunjukkan
bahwa tidak adanya hubungan yang bermakna antara kadar Hb dengan produktifitas, tidak adanya hubungan antara Asupan gizi dengan produktifitas dan tidak adanya hubungan antara status gizi dengan produktifitas tenaga kerja wanita di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong.
Kepada pihak perusahaan selain melakukan pengawasan yang ketat
kerja agar meningkatkan produktifitas perlu juga tenaga memperhatikan nasib karyawan dalam hal peningkatan Asupan gizi maupun intervensi gizi lainnya.
Daftar Bacaan 13, 1974 - 2003.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pekerja wanita merupakan kelompok yang rentan terhadap anemia gizi utamanya karena kekurangan zat besi. Sesuai dengan kodratnya pekerja akan mengalami haid, kehamilan, dan menyusui bayi. Kondisi ini memerlukan pemeliharaan dan perlindungan kesehatan yang baik agar kualitas sumber daya manusia dapat dimanfaatkan secara maksimal agar generasi penerus terjamin kesehatannya dengan kondisi kesehatan yang baik, tidak saja bermanfaat bagi tenaga wanita dan keluarganya tetapi juga akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Karena derajat kesehatan dan status gizi yang kurang akan berdampak pada sumber daya MC dan pembangunan nasional. Seseorang dikatakan produktif apabila dia mampu menghasilkan sesuatu lebih banyak atau sama dengan dari kelompok orang tersebut. Usia produktif adalah 15 - 15 tahun. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar Hb, Asupan Gizi, status Gizi terhadap produktifitas tenaga kerja wanita di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan "Cross Sectional Study" yang dilakukan selama 10 hari mulai tanggal 15 Oktober 2003 sampai dengan 25 Oktober 2003, tempat penelitian dilakukan di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Tenaga Kerja wanita dengan kriteria inklusif. Dan penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder, pengolahan data secara manual dengan menggunakan calculator, penyajian data dilakukan dalam tabel distribusi sampel disertai penjelasan sedangkan analisa dengan menggunakan chi-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100 orang Tenaga Kerja Wanita kadar Hb Normal 19% dan kurang 81%. Asupan gizi baik 89% dan kurang 11 %. Status gizi 85% dan kurang 15%. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi-kuadrat menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang bermakna antara kadar Hb dengan produktifitas, tidak adanya hubungan antara Asupan gizi dengan produktifitas dan tidak adanya hubungan antara status gizi dengan produktifitas tenaga kerja wanita di perusahaan pengalengan ikan di kota Sorong. Kepada pihak perusahaan selain melakukan pengawasan yang ketat kerja agar meningkatkan produktifitas perlu juga tenaga memperhatikan nasib karyawan dalam hal peningkatan Asupan gizi maupun intervensi gizi lainnya. Daftar Bacaan 13, 1974 - 2003. |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 13:30 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/302 |

