KADIWARU, SINCE (2003) TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN TENTANG DIIT DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT INAP RSUD DOK II JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
SINCE KADIWARU.pdf

Download (11MB)

Abstract

Terapi diit merupakan terapi utama dan bagian yang terpenting dalam
pengobatan penderita Diabtes Melitus. Karena disamping dapat
mempertahankan Kadar gula mendekati normal, diit juga dapat
mengembalikan berat badan penderita mencapai normal sekaligus
memperlambat timbulnya komplikasi yang lebih lanjut. Melihat hal tersebut, maka pengaturan diit pasien sangat menjadi penting namun hal itu tergantung juga kepada pasien bagaiman tingkat pengetahuan dan kepatuhannya terhadap makanan diit tersebut.

Tanpa penanganan yang baik, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi, baik akut maupun kronik. Bagi penderita diabetes tanpa mengerti penyakit DM, tanpa menjalankan Diit dengan baik dan tanpa latihan fisik yang teratur, sering mengalami kegagalan meskipun sudah mengkonsumsi tablet obat anti diabet (OAD) ataupun suntik insulin.

Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan Case Studies dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan dan kepatuhan diit Penderita Diabetes Melitus yang dirawat di RSUD Dok II Jayapura.

Sampel dalam penelitian ini adalah semua penderita yang dirawat inap di RSUD Dok II Jayapura pada saat penelitian (total sanpling).
Pengumpulan data primer di lakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner oleh Responden. Selain itu juga dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Sedangkan data Sekunder yaitu data tentang gambaran umum RSUD Jayapura serta jumlah pasien inap dan rawat jalan. Penelitian dilakukan selama 1 bulan mulai dari tanggal 9 September - 9 Oktober 2003.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes yang dirawat rata - rata berusia di atas 40 tahun. Tingkat pengetahuan dan kepatuhan diit. Penderita Diabetes Melitus diRSUD Dok II Jayapura 83,33 % atau 10 dari 12 Responden dinyatakan cukup sedangkan 16,67 % atau 2 dari 12 Responden dinyatakan kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan dalam menjalankan diit merupakan kunci dalam memperoleh asupan yang sesuai dengan kebutuhan sehingga pada akhirnya dapat dicapai status gizi yang optimal pula bagi penderita Diabetes Melitus.

(Daftar Bacaan : 17 (1988 - 2002).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Terapi diit merupakan terapi utama dan bagian yang terpenting dalam pengobatan penderita Diabtes Melitus. Karena disamping dapat mempertahankan Kadar gula mendekati normal, diit juga dapat mengembalikan berat badan penderita mencapai normal sekaligus memperlambat timbulnya komplikasi yang lebih lanjut. Melihat hal tersebut, maka pengaturan diit pasien sangat menjadi penting namun hal itu tergantung juga kepada pasien bagaiman tingkat pengetahuan dan kepatuhannya terhadap makanan diit tersebut. Tanpa penanganan yang baik, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi, baik akut maupun kronik. Bagi penderita diabetes tanpa mengerti penyakit DM, tanpa menjalankan Diit dengan baik dan tanpa latihan fisik yang teratur, sering mengalami kegagalan meskipun sudah mengkonsumsi tablet obat anti diabet (OAD) ataupun suntik insulin. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan Case Studies dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan dan kepatuhan diit Penderita Diabetes Melitus yang dirawat di RSUD Dok II Jayapura. Sampel dalam penelitian ini adalah semua penderita yang dirawat inap di RSUD Dok II Jayapura pada saat penelitian (total sanpling). Pengumpulan data primer di lakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner oleh Responden. Selain itu juga dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Sedangkan data Sekunder yaitu data tentang gambaran umum RSUD Jayapura serta jumlah pasien inap dan rawat jalan. Penelitian dilakukan selama 1 bulan mulai dari tanggal 9 September - 9 Oktober 2003. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes yang dirawat rata - rata berusia di atas 40 tahun. Tingkat pengetahuan dan kepatuhan diit. Penderita Diabetes Melitus diRSUD Dok II Jayapura 83,33 % atau 10 dari 12 Responden dinyatakan cukup sedangkan 16,67 % atau 2 dari 12 Responden dinyatakan kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan dalam menjalankan diit merupakan kunci dalam memperoleh asupan yang sesuai dengan kebutuhan sehingga pada akhirnya dapat dicapai status gizi yang optimal pula bagi penderita Diabetes Melitus. (Daftar Bacaan : 17 (1988 - 2002).
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 07 Jan 2026 14:47
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/321

Actions (login required)

View Item
View Item