YOHANA KOTA, VIRNA OKTAVIA (2017) GAMBARAN PEMERIKSAAN HBsAg PADA PETUGAS KESEHATAN DIPUSKESMAS SEKITAR WILAYAH ABEPURA TAHUN 2017. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
VIRNA OKTAVIA YOHANA KOTA.pdf

Download (6MB)

Abstract

Latar belakang: Antigen permukaan hepatitis B (HBsAg) merupakan
indikator paling awal untuk mendiagnosis infeksi virus hepatitis B.
Hepatitis B adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh " Virus Hepatitis", menyebabkan peradanganpada hati.Mula-mula dikenal.Jenis pekerjaan yang berisiko tinggi untuk terinfeksi hepatitis B adalah dokter, dokter bedah, dokter gigi, perawat, bidan, petugas kamar operasi dan petugas laboratorium dimana dalam pekerjaannya sehari-hari kontak dengan penderita dan spesimen penderita. Tujuan: dari penelitian mengetahui Gambaran pemeriksaan HBsAg pada semua petugas Puskesmas sekitar Wilayah Abepura berdasarkan umur dan masa kerja Metode penelitian: yang dilakukan yaitu deskriptif dengan desain cross-sectional, yaitu untuk menggambarkan pemeriksaan HBsAg pada petugas kesehatan berdasarkan usia dan masa kerja pada puskesmas tersebut dengan menggunakan metode imunokromatografi.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 April, 29 April dan 9 mei 2017. Pengambilan sampel diambil secara acak pada petugas kesehatan yang bekerja di Puskesmas sekitar wilayah Abepura.Hasil:Pada 30 sampel pemeriksaan didapatkan HBsAg negatif pada petugas kesehatan di puskesmas sekitar wilayah abepura berdasarkan usia dan masa kerjanya. Kesimpulan:Gambaran pemeriksaan HBsAg pada petugas kesehatan di Puskesmas sekitar Wilayah Abepura berdasarkan umur dan masa kerja didapatkan hasil negatif.

Kata Kunci :HBsAg, Hepatitis B, Petugas Kesehatan.
Daftar Pustaka :19 (2000 - 2016)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar belakang: Antigen permukaan hepatitis B (HBsAg) merupakan indikator paling awal untuk mendiagnosis infeksi virus hepatitis B. Hepatitis B adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh " Virus Hepatitis", menyebabkan peradanganpada hati.Mula-mula dikenal.Jenis pekerjaan yang berisiko tinggi untuk terinfeksi hepatitis B adalah dokter, dokter bedah, dokter gigi, perawat, bidan, petugas kamar operasi dan petugas laboratorium dimana dalam pekerjaannya sehari-hari kontak dengan penderita dan spesimen penderita. Tujuan: dari penelitian mengetahui Gambaran pemeriksaan HBsAg pada semua petugas Puskesmas sekitar Wilayah Abepura berdasarkan umur dan masa kerja Metode penelitian: yang dilakukan yaitu deskriptif dengan desain cross-sectional, yaitu untuk menggambarkan pemeriksaan HBsAg pada petugas kesehatan berdasarkan usia dan masa kerja pada puskesmas tersebut dengan menggunakan metode imunokromatografi.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 April, 29 April dan 9 mei 2017. Pengambilan sampel diambil secara acak pada petugas kesehatan yang bekerja di Puskesmas sekitar wilayah Abepura.Hasil:Pada 30 sampel pemeriksaan didapatkan HBsAg negatif pada petugas kesehatan di puskesmas sekitar wilayah abepura berdasarkan usia dan masa kerjanya. Kesimpulan:Gambaran pemeriksaan HBsAg pada petugas kesehatan di Puskesmas sekitar Wilayah Abepura berdasarkan umur dan masa kerja didapatkan hasil negatif. Kata Kunci :HBsAg, Hepatitis B, Petugas Kesehatan. Daftar Pustaka :19 (2000 - 2016)
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 01:08
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/332

Actions (login required)

View Item
View Item