YIKWA, DERMINA (2004) HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ASUPAN GIZI DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA USIA 3-5 TAHUN PADA MASYARAKAT SUKU DANI DI DESA SEREH DISTRIK SENTANI KABUPATEN JAYAPURA 2003. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
DERMINA YIKWA.pdf
Download (2MB)
Abstract
Status gizi setiap anak ditentukan oleh Ibu dalam memilih, mengolah serta memberikan makanan bergizi, sehingga penting untuk menambah kemampuan Ibu tentang pengetahuan, keterampilan juga pengertian terhadap konsep tingkah laku yang dihubungkan dengan pilihan makanan yaitu mengkonsumsi pangan yang bergizi secara
kualitas maupun kuantitas.
Penelitian ini dilakukan didesa Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, pada bulan tanggal 14-22 November. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan Ibu tentang gizi, asupan zat gizi dengan status gizi pada anak didesa Sereh.
Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study langsung kepada Ibu balita. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 3-5 tahun, sedangkan sampel yang diambil adalah ibu-ibu yang mempunyai anak usia 3-5 tahun, langsung menimbang berat badan anak dan recall
makanan 1 x 24 jam selama 2 hari, maka jangka waktu penelitian 2 minggu. Analisa data dilakukan dengan uji statistik.
Pengetahuan ibu tentang gizi baik dan status gizi baik sebanyak 19 orang (63,3%), pengetahuan ibu tentang gizi kurang 11 orang (36,7%). Dari uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan status gizi anak balita. Dari analisa tersebut diperoleh nilai x 2h (2,138 pada Q 0,05 dan df. 1 x 2h > 3,841. Asupan gizi
dengan status gizi baik 16 orang (53,4%) sedangkan yang kurang sebanyak 14 orang (46,6%). Dari uji statistik ada hubungan yang bermakna antara asupan gizi dan status gizi, analisa tersebut diperoleh nilai x 2h > 22, 204, Q, 0,05 dan df : 1 x 2h (3,841).
Pengetahuan ibu tentang gizi yang baik dan asupan gizi baik sebanyak 18 orang (60%).
Pengetahuan ibu tentang gizi kurang dan asupan gizi kurang 12 orang (40%). Maka dari uji statistik ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang gizi
dan asupan gizi dari analisa yang diperoleh nilai x2h > 5,065 @ 0,05 dan df = 1 x 2t < 3,841.
Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan pengetahuan gizi asupan gizi (energi, protein) dengan status gizi anak balita khususnya masyarakat suku Dani didesa Sereh Distrik Sentani untuk mendapat pengetahuan gizi baik dan asupan gizi yang seimbang dan status gizi yang baik. Perlu adanya usaha yang keras untuk memperolehnya, dengan cara mengkonsumsi makanan beraneka ragam.
Daftar bacaan : 13 (1985-2000)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Status gizi setiap anak ditentukan oleh Ibu dalam memilih, mengolah serta memberikan makanan bergizi, sehingga penting untuk menambah kemampuan Ibu tentang pengetahuan, keterampilan juga pengertian terhadap konsep tingkah laku yang dihubungkan dengan pilihan makanan yaitu mengkonsumsi pangan yang bergizi secara kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini dilakukan didesa Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, pada bulan tanggal 14-22 November. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan Ibu tentang gizi, asupan zat gizi dengan status gizi pada anak didesa Sereh. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study langsung kepada Ibu balita. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 3-5 tahun, sedangkan sampel yang diambil adalah ibu-ibu yang mempunyai anak usia 3-5 tahun, langsung menimbang berat badan anak dan recall makanan 1 x 24 jam selama 2 hari, maka jangka waktu penelitian 2 minggu. Analisa data dilakukan dengan uji statistik. Pengetahuan ibu tentang gizi baik dan status gizi baik sebanyak 19 orang (63,3%), pengetahuan ibu tentang gizi kurang 11 orang (36,7%). Dari uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan status gizi anak balita. Dari analisa tersebut diperoleh nilai x 2h (2,138 pada Q 0,05 dan df. 1 x 2h > 3,841. Asupan gizi dengan status gizi baik 16 orang (53,4%) sedangkan yang kurang sebanyak 14 orang (46,6%). Dari uji statistik ada hubungan yang bermakna antara asupan gizi dan status gizi, analisa tersebut diperoleh nilai x 2h > 22, 204, Q, 0,05 dan df : 1 x 2h (3,841). Pengetahuan ibu tentang gizi yang baik dan asupan gizi baik sebanyak 18 orang (60%). Pengetahuan ibu tentang gizi kurang dan asupan gizi kurang 12 orang (40%). Maka dari uji statistik ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang gizi dan asupan gizi dari analisa yang diperoleh nilai x2h > 5,065 @ 0,05 dan df = 1 x 2t < 3,841. Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan pengetahuan gizi asupan gizi (energi, protein) dengan status gizi anak balita khususnya masyarakat suku Dani didesa Sereh Distrik Sentani untuk mendapat pengetahuan gizi baik dan asupan gizi yang seimbang dan status gizi yang baik. Perlu adanya usaha yang keras untuk memperolehnya, dengan cara mengkonsumsi makanan beraneka ragam. Daftar bacaan : 13 (1985-2000) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:13 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/343 |

