KOGOYA, ELI (2004) HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK UMUR 6 - 24 BULAN DI DESA KEMIRI DISTRIK MAKKI KABUPATEN JAYAWIJAYA TAHUN 2004. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
ELI KOGOYA.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kemiri Distrik Makki Kabupaten Jayawijaya, karena rata-rata staus gizi anak masih kurang apabila dipengaruhi oleh hubungan kebiasaan makan.
Populasi penelitian adalah semua anak yang berumur 6 sampai dengan 24 bulan sebanyak 103 anak di Desa Kemiri. Sampel diambil sebanyak 43 anak ditetapkan menggunakan rumus. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan "Cross Sectional".
Data tentang kebiasaan makan anak diperoleh dengan cara wawancara dan observasi. Untuk mengetahui status gizi anak menggunakan antropometri, standar baku WHO-NCHS dengan Indeks berat badan umur. Hubungan antara variabel menggunakan uji statistik Chi Sguare". Untuk mengetahui kekuatan dan sifat hubungan antara variabel.
Hasil penelitian memberi gambaran tentang kebiasaan makan anak yang tidak sesuai anjuran kesehatan sebesar 19 (44,20 %). Anak umur 6 sampai dengan 24 bulan yang kurang 44,20%.
Uji statistik Chi Square menunjukkan ada hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi 2(Xh2 > Xt2 = 0,05)maka HO diterima, apabila tidak ada hubungan antara variabel yang diuji.
Perlu dilakukan penyuluhan sebagai Intervensi penanggulangan masalah kebiasaan makan, dengan status gizi anak di Desa Kemiri
Kepustakaan: 31 (1981-2000).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kemiri Distrik Makki Kabupaten Jayawijaya, karena rata-rata staus gizi anak masih kurang apabila dipengaruhi oleh hubungan kebiasaan makan. Populasi penelitian adalah semua anak yang berumur 6 sampai dengan 24 bulan sebanyak 103 anak di Desa Kemiri. Sampel diambil sebanyak 43 anak ditetapkan menggunakan rumus. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan "Cross Sectional". Data tentang kebiasaan makan anak diperoleh dengan cara wawancara dan observasi. Untuk mengetahui status gizi anak menggunakan antropometri, standar baku WHO-NCHS dengan Indeks berat badan umur. Hubungan antara variabel menggunakan uji statistik Chi Sguare". Untuk mengetahui kekuatan dan sifat hubungan antara variabel. Hasil penelitian memberi gambaran tentang kebiasaan makan anak yang tidak sesuai anjuran kesehatan sebesar 19 (44,20 %). Anak umur 6 sampai dengan 24 bulan yang kurang 44,20%. Uji statistik Chi Square menunjukkan ada hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi 2(Xh2 > Xt2 = 0,05)maka HO diterima, apabila tidak ada hubungan antara variabel yang diuji. Perlu dilakukan penyuluhan sebagai Intervensi penanggulangan masalah kebiasaan makan, dengan status gizi anak di Desa Kemiri Kepustakaan: 31 (1981-2000). |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:28 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/348 |

