THINSILA MARA, YULANDA (2018) GAMBARAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERCULOSIS PARU DI RSUD SERUI TAHUN 2018. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
YULANDA THINSILA MARA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang. Tuberculosis adalah penyakit menular yang disebabkan ole kuman mycobacterium tuberculosis penularan terjadi ketika pasien batuk atau bersin kuman kuman tersebar ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei) penurunan kadar haemoglobin dibawah nilai normal didefinisikan sebagai animea, animea sendiri adalah fitur utama pada pasien dengan infeksi bakteri. Tujuan. untuk mengetahui kadar haemoglobin pada penderita tuberculosis paru di RSUD Serui pada bulan Maret- April 2018. Metode Penelitian.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif. Hasil Penelitian.Dari 42 sampel menunjukan bahwa sampel 1 + 23 (54. 7%) dengan HB menurun 14 (42. 4%) lebih tinggi dibanding 3 + 11 (26. 7%) dengan HB menurun 11 (33. 3%), menurut golongan umur > 25 tahun 29 (69. 4%) dengan HB menurun 4 (12. 7%) jenis kelamin laki-laki lebih tinggi 25 (59. 5%) dengan HB menurun 16 (48 5%) daripada perempuan 17 (40. 5%) dengan HB menurun 17 (51. 5%) dan jumlah pekerjaan meningkat PNS sebanyak 11 (26. 2%) dengan HB menurun 11 (33. 3%) dari swasta 7 (16. 6%) dengan HB menurun 17 (51. 5%). Kesimpulan.Kadar HB pada tuberculosis paru ditemukan terbanyak dengan kadar HB rendah atau anemia berdasarkan usia, jenis kelamin dan pekerjaan di RSUD Serui pada bulan Maret- April 2018.

Kata kunci : Tuberculosis Paru, Haemoglobin, RSUD Serui Jumlah Pustaka : 15
(1990- 2006)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang. Tuberculosis adalah penyakit menular yang disebabkan ole kuman mycobacterium tuberculosis penularan terjadi ketika pasien batuk atau bersin kuman kuman tersebar ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei) penurunan kadar haemoglobin dibawah nilai normal didefinisikan sebagai animea, animea sendiri adalah fitur utama pada pasien dengan infeksi bakteri. Tujuan. untuk mengetahui kadar haemoglobin pada penderita tuberculosis paru di RSUD Serui pada bulan Maret- April 2018. Metode Penelitian.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif. Hasil Penelitian.Dari 42 sampel menunjukan bahwa sampel 1 + 23 (54. 7%) dengan HB menurun 14 (42. 4%) lebih tinggi dibanding 3 + 11 (26. 7%) dengan HB menurun 11 (33. 3%), menurut golongan umur > 25 tahun 29 (69. 4%) dengan HB menurun 4 (12. 7%) jenis kelamin laki-laki lebih tinggi 25 (59. 5%) dengan HB menurun 16 (48 5%) daripada perempuan 17 (40. 5%) dengan HB menurun 17 (51. 5%) dan jumlah pekerjaan meningkat PNS sebanyak 11 (26. 2%) dengan HB menurun 11 (33. 3%) dari swasta 7 (16. 6%) dengan HB menurun 17 (51. 5%). Kesimpulan.Kadar HB pada tuberculosis paru ditemukan terbanyak dengan kadar HB rendah atau anemia berdasarkan usia, jenis kelamin dan pekerjaan di RSUD Serui pada bulan Maret- April 2018. Kata kunci : Tuberculosis Paru, Haemoglobin, RSUD Serui Jumlah Pustaka : 15 (1990- 2006)
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 03:14
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/365

Actions (login required)

View Item
View Item