MASPAITELLA, MEIDI (2002) PERBEDAAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C (ASAM ASKORBAT) SETELAH DIPERLAKUKAN DENGAN TEPUNG TAPIOKA PADA BUAH JERUK (Citrus sp). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
MEIDI MASPAITELLA.pdf
Download (2MB)
Abstract
Buah Jeruk (Citrus sp) merupakan buah yang tersebar luas diseluruh Indonesia, jeruk termasuk buah yang dapat langsung dikonsumsi. Seperti Inyaknya buah pada umumnya mudah mengalami perubahan fisiologis kimia, dan fisik, Jeruk termasuk buah yang tinggi kadar Vitamin C, vitamin C mudah teroksidasi dan rusak akibat penyimpanan yang cukup lama,cara yang lazim dilakukan masyarakat dengan taburan tepung tapioka dengan maksud untuk mencegah terjadinya oksidasi yang tinggi Rasa buah deri masing-masing daerah berbeda Produksi jeruk khusus dipapua 274 ton.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kader vitamin C pad jeruk yang telah disimpan selama 1,3 dan 7 hari dengan perlakuan tepung tapioka dan tanpa tepung tapioka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan control group postest only design.
Dengan ui statistik ANOVA menyatakan adanya perbedaan yang bermakna antara penyimpanan dan perlakuan tepung tapioka terhadap kadar vitamin C, dengan perlakuan tepung tapioka menujukkan penampilan fisik yang lebih baik.
Berdasarkan hasil penelian tersebut make peneliti menyarankan kepada masyarakat untuk dapat mengkonsumsi buah-buahan tanpa harus disimpan dan berikan taburan tepung tapioka untuk mencegah terjadinya oksidasi
Kata kunci Buah jeruk, Kader vitamin C, Lama penyimpanan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Buah Jeruk (Citrus sp) merupakan buah yang tersebar luas diseluruh Indonesia, jeruk termasuk buah yang dapat langsung dikonsumsi. Seperti Inyaknya buah pada umumnya mudah mengalami perubahan fisiologis kimia, dan fisik, Jeruk termasuk buah yang tinggi kadar Vitamin C, vitamin C mudah teroksidasi dan rusak akibat penyimpanan yang cukup lama,cara yang lazim dilakukan masyarakat dengan taburan tepung tapioka dengan maksud untuk mencegah terjadinya oksidasi yang tinggi Rasa buah deri masing-masing daerah berbeda Produksi jeruk khusus dipapua 274 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kader vitamin C pad jeruk yang telah disimpan selama 1,3 dan 7 hari dengan perlakuan tepung tapioka dan tanpa tepung tapioka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan control group postest only design. Dengan ui statistik ANOVA menyatakan adanya perbedaan yang bermakna antara penyimpanan dan perlakuan tepung tapioka terhadap kadar vitamin C, dengan perlakuan tepung tapioka menujukkan penampilan fisik yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelian tersebut make peneliti menyarankan kepada masyarakat untuk dapat mengkonsumsi buah-buahan tanpa harus disimpan dan berikan taburan tepung tapioka untuk mencegah terjadinya oksidasi Kata kunci Buah jeruk, Kader vitamin C, Lama penyimpanan |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 03:45 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/377 |

