TAIHUTTU, ANGGREINY.H. (2022) ANALISIS PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn.S KHUSUSNYA NY D DENGAN INTERVENSI REBUSAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KAMPUNG LIMAU ASRI DISTRIK IWAKA KABUPATEN MIMIKA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
ANGGREINY H. TAIHUTTU.pdf
Download (2MB)
Abstract
latar Belakang Hipertensi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 90 mmHg, ditandai dengan sakit kepala (pusing, migrain), gampang marah, epistaksin (mimisan), tinitus (telinga berdering), kaku kuduk, pandangan mata berkunang-kunang, susah tidur dan tekanan darah diatas normal. Sehingga menyebabkan gangguan rasa nyaman. Penatalaksanaan pada gangguan rasa nyaman ini yang dilakukan adalah dengan konsumsi rebusan bawang putih.
Tujuan Penelitian: Karya Ilmiah Akhir Ners ( KIAN) bertujuan untuk menganalisa hasil implementasi asuhan keperawatan dengan intervensi konsumsi rebusan bawang putih untuk penurunan tekanan darah
Metode: Dalam penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini berupa studi kasus yang diambil saat praktek komunitas dikampung Limau Asri dengan melakukan asuhan keperwatan selama 3x dalam seminggu.
Hasil Karya Ilmiah Akhir Ners ini yang didapatkan setelah melakukan intervensi terdapat adanya penurunan tekanan darah sehingga gejala Hipertensi seperti sakit kepala, tengkuk dari skala 5 menjadi 0 yang menyebabkab gangguan rasa nyaman berkurang. Disimpulkan ada pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi rebusan bawang putih pada penurunan tekanan darah sehingga masalah gangguan rasa nyaman teratasi. Untuk itu disarankan untuk perawat komunitas dan pasien agar bisa menerapkan intervensi konsumsi rebusan bawang putih selain obat farmakologi bagi pasien yang mengalami gangguan rasa nyaman akibat hipertensi
Kata Kunci: Rebusan Bawang Putih. Hipertensi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | latar Belakang Hipertensi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 90 mmHg, ditandai dengan sakit kepala (pusing, migrain), gampang marah, epistaksin (mimisan), tinitus (telinga berdering), kaku kuduk, pandangan mata berkunang-kunang, susah tidur dan tekanan darah diatas normal. Sehingga menyebabkan gangguan rasa nyaman. Penatalaksanaan pada gangguan rasa nyaman ini yang dilakukan adalah dengan konsumsi rebusan bawang putih. Tujuan Penelitian: Karya Ilmiah Akhir Ners ( KIAN) bertujuan untuk menganalisa hasil implementasi asuhan keperawatan dengan intervensi konsumsi rebusan bawang putih untuk penurunan tekanan darah Metode: Dalam penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini berupa studi kasus yang diambil saat praktek komunitas dikampung Limau Asri dengan melakukan asuhan keperwatan selama 3x dalam seminggu. Hasil Karya Ilmiah Akhir Ners ini yang didapatkan setelah melakukan intervensi terdapat adanya penurunan tekanan darah sehingga gejala Hipertensi seperti sakit kepala, tengkuk dari skala 5 menjadi 0 yang menyebabkab gangguan rasa nyaman berkurang. Disimpulkan ada pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi rebusan bawang putih pada penurunan tekanan darah sehingga masalah gangguan rasa nyaman teratasi. Untuk itu disarankan untuk perawat komunitas dan pasien agar bisa menerapkan intervensi konsumsi rebusan bawang putih selain obat farmakologi bagi pasien yang mengalami gangguan rasa nyaman akibat hipertensi Kata Kunci: Rebusan Bawang Putih. Hipertensi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 04:00 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/383 |

