LESTARI, CHYNTIA (2022) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PEMBERIAN FISIOTERAPI DADA PADA An.P DENGAN ISPA TERHADAP EFEKTIFITAS BERSIHAN JALAN NAPAS DI RSUD ABEPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
CHYNTIA LESTARI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh bakteri, dan virus dengan meningkatnya produksi lendir atau dahak yang berlebih. Banyak masalah - masalah yang terjadi pada anak yang mengalami ISPA salah satunya yaitu masalah gangguan saluran pernapasan. Tujuannya untuk menganalisa hasil implementasi asuhan keperawatan dengan intervensi pemberian fisioterapi dada pada anak yang mengalami ISPA terhadap bersihan jalan nafas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan pada anak k yang mengalami ISPA dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif dan intervensi keprawatan sendiri yang dilakukan adalah Fisioterapi dada. Fisioterapi dada merupakan tindakan yang dilakukan pada klien yang mengalami retensi sekresi dan gangguan oksigenasi yang memerlukan bantuan untuk mengencerkan atau mengeluarkan sekresi. Fisioterapi dada dilakukan 1-2 menit dilakukan 3-4 kali sehari dengan pengukuran sekret vang keluar pada mulut pasien, intervensi dilakukan selama 3 hari, pengukuran dilakukan sebelum, selama dan sesudah fisioterapi dada. Hasil evaluasi menunjukkan intervensi keperawatan fisioterapi dada efektif mengeluarkan sekret pada bersihan jalan nafas anak yang mengalami ISPA. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan terapi yang lain contohnya inhalasi uap air hangat untuk mengencerkan dan mengeluarkan sekret.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh bakteri, dan virus dengan meningkatnya produksi lendir atau dahak yang berlebih. Banyak masalah - masalah yang terjadi pada anak yang mengalami ISPA salah satunya yaitu masalah gangguan saluran pernapasan. Tujuannya untuk menganalisa hasil implementasi asuhan keperawatan dengan intervensi pemberian fisioterapi dada pada anak yang mengalami ISPA terhadap bersihan jalan nafas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan pada anak k yang mengalami ISPA dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif dan intervensi keprawatan sendiri yang dilakukan adalah Fisioterapi dada. Fisioterapi dada merupakan tindakan yang dilakukan pada klien yang mengalami retensi sekresi dan gangguan oksigenasi yang memerlukan bantuan untuk mengencerkan atau mengeluarkan sekresi. Fisioterapi dada dilakukan 1-2 menit dilakukan 3-4 kali sehari dengan pengukuran sekret vang keluar pada mulut pasien, intervensi dilakukan selama 3 hari, pengukuran dilakukan sebelum, selama dan sesudah fisioterapi dada. Hasil evaluasi menunjukkan intervensi keperawatan fisioterapi dada efektif mengeluarkan sekret pada bersihan jalan nafas anak yang mengalami ISPA. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan terapi yang lain contohnya inhalasi uap air hangat untuk mengencerkan dan mengeluarkan sekret.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 04:21
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/394

Actions (login required)

View Item
View Item