AYU, ERNIE TANDI (2022) ANALISIS PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN PADA PASIEN PASCA OPERASI LAPARATOMI APPENDEKTOMY DENGAN INTERVENSI INOVASI RELAKSASI HIPNOSIS LIMA JARI DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP NYERI DI RUANG PERAWATAN BEDAH RUMAH SAKIT MITRA MASYARAKAT KABUPATEN MIMIKA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
ERNIE TANDI AYU.pdf
Download (3MB)
Abstract
Pendahuluan: Peneliti melakukan observasi dan wawancara di ruang bedah Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika Papua selama 4 hari, hasil studi pendahuluan angka kasus appendiksitis yang dilakukan operasi meningkat sejak Tahun 2021 ke 2022. Manajemen nyeri diperlukan untuk mendukung kenyamanan pasien, karena gejala nyeri dapat muncul setelah anestesi dihentikan secara bertahap. Terapi non farmakologis dapat digunakan secara ajuvan/ kombinasi untuk mencapai efek farmakologis maksimal. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah untuk memahami efektifitas relaksasi hipnosis lima jari dibandingkan dengan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien pasca laparatomi appendectomy. Metode: Pengambilan sampel dalam KIAN ini adalah purposive sampling yaitu sampel dipilih sesuai kriteria yang diinginkan peneliti dengan sampel sebanyak 1 pasien pasca operasi laparatomi appendectomy.Hasil: KIAN ini menunjukkan bahwa tindakan relaksasi si hipnosis lima jari terbukti efektif dibandingkan relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri pada pasien pasca laparatomi appendectomy. Kesimpulan: Intervensi inovasi relaksasi hipnosis lima jari dapat dibuktikan lebih efektif dari relaksasi nafas dalam yaitu didapatkan adanya penurunan skala nyeri setelah dilakukan intervensi. Saran: Disarankan kepada institusi Rumah Sakit, Institusi Pendidikan, perawat pelaksana, dan perawat peneliti agar menggunakan relaksasi hipnosis lima jari ini sebagai alternatif terapi inovasi dalam mengelola nyeri pada pasien.
Kata Kunci: Pasca laparotomy appendectomy, Nyeri, Relaksasi Hipnosis lima jari, Relaksasi Nafas Dalam
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pendahuluan: Peneliti melakukan observasi dan wawancara di ruang bedah Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika Papua selama 4 hari, hasil studi pendahuluan angka kasus appendiksitis yang dilakukan operasi meningkat sejak Tahun 2021 ke 2022. Manajemen nyeri diperlukan untuk mendukung kenyamanan pasien, karena gejala nyeri dapat muncul setelah anestesi dihentikan secara bertahap. Terapi non farmakologis dapat digunakan secara ajuvan/ kombinasi untuk mencapai efek farmakologis maksimal. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah untuk memahami efektifitas relaksasi hipnosis lima jari dibandingkan dengan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien pasca laparatomi appendectomy. Metode: Pengambilan sampel dalam KIAN ini adalah purposive sampling yaitu sampel dipilih sesuai kriteria yang diinginkan peneliti dengan sampel sebanyak 1 pasien pasca operasi laparatomi appendectomy.Hasil: KIAN ini menunjukkan bahwa tindakan relaksasi si hipnosis lima jari terbukti efektif dibandingkan relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri pada pasien pasca laparatomi appendectomy. Kesimpulan: Intervensi inovasi relaksasi hipnosis lima jari dapat dibuktikan lebih efektif dari relaksasi nafas dalam yaitu didapatkan adanya penurunan skala nyeri setelah dilakukan intervensi. Saran: Disarankan kepada institusi Rumah Sakit, Institusi Pendidikan, perawat pelaksana, dan perawat peneliti agar menggunakan relaksasi hipnosis lima jari ini sebagai alternatif terapi inovasi dalam mengelola nyeri pada pasien. Kata Kunci: Pasca laparotomy appendectomy, Nyeri, Relaksasi Hipnosis lima jari, Relaksasi Nafas Dalam |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:09 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/407 |

