OMPUSUNGGU, ARGADO (2022) GAMBARAN BORAKS PADA TAHU DI PASAR YOUTEFA TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
Argado Umpusunggu.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang. Boraks merupakan bahan pengawet yang ditambahkan kedalam air rendaman tahu agar tahu dapat bertahan lebih lama. Tahu yang mengandung boraks biasanya akan terasa padat dan kenyal, memiliki tekstur keras jika dipotong tahu akan berongga dan berbau khas. Boraks memiliki sifat dan efektoksisitas yang sangat berbahaya bagi tubuh apabilah terkonsumsi dan terakumulasi dalam jangka panjang. Keracunan kronis akibat boraks terjadi karena absorpsi dalam waktu lama. Akibat yang dapat ditimbulkan antara lain anoreksia, berat badan turun, muntah, diare, ruam kulit, kebotakan (alopesia), anemia, dan konvulsi. Jika dikonsumsi terus menerus dapat mengganggu peristaltik usus, kelainan susunan saraf, depresi, dan gangguan mental. Dosis tertentu mengakibatkan degradasi mental, serta rusaknya saluran pencernaan, ginjal, hati, dan kulit karena boraks cepat diabsorpsi oleh saluran pernafasan dan pencernaan, kulit yang luka, atau membran mukosa.Tujuan. Untuk mengetahui kandungan boraks pada Tahu yang di jual di Pasar Youtefa tahun 2022.Metode Penelitian.jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel 14.Hasil.Analisis boraks pada Tahu Kuning dan Tahu Putih di Pasar Youtefa Abepura menggunakan metode uji kertas kurkumin dan metode uji nyala api menghasilkan hasil Positif atau mengandung boraks karena pada metode uji kertas kurkumin dihasilkan warna merah kecoklatan dan pada metode uji nyala api didapatkan adanya api berwarna hijau.Kesimpulan.Terdapat Kandungan Boraks pada Tahu Putih dan Tahu Kuning yang di jual di Pasar Youtefa
Kata Kunci: Tahu, Boraks, Pasar Youtefa Abepura, Jenis Tahu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang. Boraks merupakan bahan pengawet yang ditambahkan kedalam air rendaman tahu agar tahu dapat bertahan lebih lama. Tahu yang mengandung boraks biasanya akan terasa padat dan kenyal, memiliki tekstur keras jika dipotong tahu akan berongga dan berbau khas. Boraks memiliki sifat dan efektoksisitas yang sangat berbahaya bagi tubuh apabilah terkonsumsi dan terakumulasi dalam jangka panjang. Keracunan kronis akibat boraks terjadi karena absorpsi dalam waktu lama. Akibat yang dapat ditimbulkan antara lain anoreksia, berat badan turun, muntah, diare, ruam kulit, kebotakan (alopesia), anemia, dan konvulsi. Jika dikonsumsi terus menerus dapat mengganggu peristaltik usus, kelainan susunan saraf, depresi, dan gangguan mental. Dosis tertentu mengakibatkan degradasi mental, serta rusaknya saluran pencernaan, ginjal, hati, dan kulit karena boraks cepat diabsorpsi oleh saluran pernafasan dan pencernaan, kulit yang luka, atau membran mukosa.Tujuan. Untuk mengetahui kandungan boraks pada Tahu yang di jual di Pasar Youtefa tahun 2022.Metode Penelitian.jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel 14.Hasil.Analisis boraks pada Tahu Kuning dan Tahu Putih di Pasar Youtefa Abepura menggunakan metode uji kertas kurkumin dan metode uji nyala api menghasilkan hasil Positif atau mengandung boraks karena pada metode uji kertas kurkumin dihasilkan warna merah kecoklatan dan pada metode uji nyala api didapatkan adanya api berwarna hijau.Kesimpulan.Terdapat Kandungan Boraks pada Tahu Putih dan Tahu Kuning yang di jual di Pasar Youtefa Kata Kunci: Tahu, Boraks, Pasar Youtefa Abepura, Jenis Tahu |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:39 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/409 |

