SUMINI, - (2004) IDENTIFIKASI KANDUNGAN BORAKS PADA MAKANAN JENIS MIE BASAH YANG BEREDAR DI DISTRIK ABEPURA TAHUN 2004. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN PAPUA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
SUMINI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Boraks pada makanan khususnya mie basah yang beredar di distrik Abepura.

Boraks merupakan bahan kimia yang daarang digunakan dalam makanan (Peraturan Menkes No.453/Menkes/Per/1989). Namun sementara Ini masyarakat terutama para produsen makanan masih sering menggunakan Boraks sebagai bahan pengawet makanan, dengan demikian perlu adanya kontrol penggunaan Boraks pada makanan agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya gangguan kesehatan akibat penggunanan boraks dalam makanan.

Penelitian ini dilakukan dengan metode Cross Sectional di laboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Secara pengamatan fisik mie basah dan identifikasi dilakukan dengan uji nyala serta uji kertas kurkumin/turmerik.

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa boraks yang ada dalam mie basah yang beredar di pasaran distrik Abepura yaitu:

1. Dinyatakan mie basah mengandung boraks diuji dengan nyala api dan uji kertas kurkumin/turmerik, mie basah dari sample yang telah diuji 80% mengandung boraks.

2. Kriteria mutu mie basah yang utama warna kuning pucat, aroma khas mie dan memiliki tekstur yang halus. Mie basah yang mengandung boraks memiliki karakteristik lebih kenyal daripada mie basah yang tidak menggunakan boraks.

Daftar Bacaan: 12 buku (1992-2001)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Boraks pada makanan khususnya mie basah yang beredar di distrik Abepura. Boraks merupakan bahan kimia yang daarang digunakan dalam makanan (Peraturan Menkes No.453/Menkes/Per/1989). Namun sementara Ini masyarakat terutama para produsen makanan masih sering menggunakan Boraks sebagai bahan pengawet makanan, dengan demikian perlu adanya kontrol penggunaan Boraks pada makanan agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya gangguan kesehatan akibat penggunanan boraks dalam makanan. Penelitian ini dilakukan dengan metode Cross Sectional di laboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Secara pengamatan fisik mie basah dan identifikasi dilakukan dengan uji nyala serta uji kertas kurkumin/turmerik. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa boraks yang ada dalam mie basah yang beredar di pasaran distrik Abepura yaitu: 1. Dinyatakan mie basah mengandung boraks diuji dengan nyala api dan uji kertas kurkumin/turmerik, mie basah dari sample yang telah diuji 80% mengandung boraks. 2. Kriteria mutu mie basah yang utama warna kuning pucat, aroma khas mie dan memiliki tekstur yang halus. Mie basah yang mengandung boraks memiliki karakteristik lebih kenyal daripada mie basah yang tidak menggunakan boraks. Daftar Bacaan: 12 buku (1992-2001)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 05:33
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/413

Actions (login required)

View Item
View Item