KAMPERMASE, MARIA ELIZABETH (2022) ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER 45° DALAM MENGATASI POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG PERAWATAN WANITA RSUD ABEPURA TAHUN 2021. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
MARIA ELIZABETH KAMPERMASE.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis paru (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia. Penyakit ini merupakan penyebab kematian dan morbiditas tertinggi di negara-negara berkembang seperti di indonesia. Tuberkulosis paru (TB) merupakan sebuah penyakit infeksi yang terjadi diseluruh dunia, penyakit ini menginfeksi 9,4 juta pasien pada tahun 2009 dan hampir 14 juta orang hidup dengan tuberkulosis paru. Data dari dinas kesehatan provinsi papua tahun 2015, terdapat 290 kasus kronis yang yang tersebar hampir seluruh kabupaten/kota provinsi papua. Untuk menyikapi kasus tuberkulosis paru, dinas kesehatan provinsi papua merencanakan upaya dan pengendalian dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Posisi yang efektif bagi pasien dengan tuberkulosis paru adalah posisi semi fowler dengan 45°, posisi semi fowler pada pasien tuburkulosis untuk membantu mengurangi sesak napas, dengan tujuan untuk menurunkan konsumsi o2 dan menormalkan ekspansi paru yang maksimal serta mempertahankan kenyamanan.
Tujuan: Mengetahui analisis tindakan keperawatan pemberian posisi semi fowler 45° dalam mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru di ruang perawatan wanita rsud abepura tahun 2021
Metode: Metode dalam karya ilmiah akhir ners adalah studi kasus.
Kesimpulan: Setelah pemberian posisi semi fowler 45° selama kurang lebih 2 hari sesak napas pada pasien berkurang di buktikan dengan RR 28 x/m menjadi 24 x/m dan pasien mengatakan sesak berkurang.
Saran: Pengaturan posisi semi fowler dapat dilakukan pada bangsal perawatan tidak hanya pada pasien tuberculosis paru melainkan pada pasien umum yang mengalami sesak napas.
Kata Kunci: Pemberian Posisi Semi Fowler 45°.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang: Tuberkulosis paru (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia. Penyakit ini merupakan penyebab kematian dan morbiditas tertinggi di negara-negara berkembang seperti di indonesia. Tuberkulosis paru (TB) merupakan sebuah penyakit infeksi yang terjadi diseluruh dunia, penyakit ini menginfeksi 9,4 juta pasien pada tahun 2009 dan hampir 14 juta orang hidup dengan tuberkulosis paru. Data dari dinas kesehatan provinsi papua tahun 2015, terdapat 290 kasus kronis yang yang tersebar hampir seluruh kabupaten/kota provinsi papua. Untuk menyikapi kasus tuberkulosis paru, dinas kesehatan provinsi papua merencanakan upaya dan pengendalian dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Posisi yang efektif bagi pasien dengan tuberkulosis paru adalah posisi semi fowler dengan 45°, posisi semi fowler pada pasien tuburkulosis untuk membantu mengurangi sesak napas, dengan tujuan untuk menurunkan konsumsi o2 dan menormalkan ekspansi paru yang maksimal serta mempertahankan kenyamanan. Tujuan: Mengetahui analisis tindakan keperawatan pemberian posisi semi fowler 45° dalam mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru di ruang perawatan wanita rsud abepura tahun 2021 Metode: Metode dalam karya ilmiah akhir ners adalah studi kasus. Kesimpulan: Setelah pemberian posisi semi fowler 45° selama kurang lebih 2 hari sesak napas pada pasien berkurang di buktikan dengan RR 28 x/m menjadi 24 x/m dan pasien mengatakan sesak berkurang. Saran: Pengaturan posisi semi fowler dapat dilakukan pada bangsal perawatan tidak hanya pada pasien tuberculosis paru melainkan pada pasien umum yang mengalami sesak napas. Kata Kunci: Pemberian Posisi Semi Fowler 45°. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 06:24 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/425 |

