WARPUR, ELIA (2022) GAMBARAN HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA PENDERITA MALARIA TERTIANA DI PUSKESMAS HAMADI TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
Elia Warpur.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang. Leukosit merupakan sel darah putih yang berperan dalam sistem pertahan tubuh yang tanggap terhadap agen infeksi penyakit. Leukosit berfungsi melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit dengan cara fagosit dan menghasilkan antibody. Sel darah putih atau sel leukosit dibagi menjadi 2 yaitu granulosit dan agranulosit, granulosit yang terdiri dari netrofil, eosinophil, dan basophil, sedangkan agranulosit terdiri dari limfosit dan monosit. Tingkat kenaikan dan penurunan jumlah sel darah putih atau leukosit dalam sirkulasi darah menggambarkan ketanggapan sel leukosit dalam mencegah antigen suatu penyakit dan juga peradangan. Penyebaran dan endemisitas Malaria sangat dipengaruhi oleh keberadaan tempat perindukan nyamuk Anopheles sebagai vektor penular. Tujuan. untuk mengetahui gambaran hitung jenis leukosit neutrofil pada penderita penyakit tertiana di Puskesmas Hamadi.Metode Penelitian.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional, jumlah sampel 41 pasien. Hasil. Hasil penelitian gambaran hitung jenis netrofil pada penderita malaria tertiana berdasarkan kepadatan parasit parasit menunjukan bahwa jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +1 sebanyak 13 orang normal dan 3 orang meningkat(39%), pada +2 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +2 sebanyak 11 orang normal dan 7 orang meningkat (44%), pada +3 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +3 sebanyak 3 orang normal dan 3 orang meningkat (15%), dan pada +4 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +4 sebanyak 1 orang (2%). Kesimpulan.Peningkatan pada leukosit neutrofil stab dan segmen pada penderita malaria tertianadi Puskesmas Hamadi berdasarkan Gambaran Hitung Jenis Leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan jenis kelamin ,peningkatan pada pria 37% dan Wanita 63%, berdasarkan umur, terjadi peningkatan pada umur 1-9 tahun sebanyak 15% ,10-20 tahun sebanayk 39%, dan >20 tahun sebanyak 46%, Gambaran hitung jenis leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan etnis papua dan non papua diantaranya terjadi peningkatan pada etnis papua 46% dannon papua 54%, Gambaran hitung jenis leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan pekerjaan, terjadi peningkatan leukosit pada pelajar 37%, PNS 7%, Swasta 17%, dan IRT 15 %.

Kata kunci: hitung jenis leeukosit, Neutrofil, Malaria Tertiana, Plasmodum VivaxDate : 19 Mei 2022

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang. Leukosit merupakan sel darah putih yang berperan dalam sistem pertahan tubuh yang tanggap terhadap agen infeksi penyakit. Leukosit berfungsi melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit dengan cara fagosit dan menghasilkan antibody. Sel darah putih atau sel leukosit dibagi menjadi 2 yaitu granulosit dan agranulosit, granulosit yang terdiri dari netrofil, eosinophil, dan basophil, sedangkan agranulosit terdiri dari limfosit dan monosit. Tingkat kenaikan dan penurunan jumlah sel darah putih atau leukosit dalam sirkulasi darah menggambarkan ketanggapan sel leukosit dalam mencegah antigen suatu penyakit dan juga peradangan. Penyebaran dan endemisitas Malaria sangat dipengaruhi oleh keberadaan tempat perindukan nyamuk Anopheles sebagai vektor penular. Tujuan. untuk mengetahui gambaran hitung jenis leukosit neutrofil pada penderita penyakit tertiana di Puskesmas Hamadi.Metode Penelitian.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional, jumlah sampel 41 pasien. Hasil. Hasil penelitian gambaran hitung jenis netrofil pada penderita malaria tertiana berdasarkan kepadatan parasit parasit menunjukan bahwa jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +1 sebanyak 13 orang normal dan 3 orang meningkat(39%), pada +2 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +2 sebanyak 11 orang normal dan 7 orang meningkat (44%), pada +3 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +3 sebanyak 3 orang normal dan 3 orang meningkat (15%), dan pada +4 jumlah normal dan meningkatsel netrofil stab dan segmen pada +4 sebanyak 1 orang (2%). Kesimpulan.Peningkatan pada leukosit neutrofil stab dan segmen pada penderita malaria tertianadi Puskesmas Hamadi berdasarkan Gambaran Hitung Jenis Leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan jenis kelamin ,peningkatan pada pria 37% dan Wanita 63%, berdasarkan umur, terjadi peningkatan pada umur 1-9 tahun sebanyak 15% ,10-20 tahun sebanayk 39%, dan >20 tahun sebanyak 46%, Gambaran hitung jenis leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan etnis papua dan non papua diantaranya terjadi peningkatan pada etnis papua 46% dannon papua 54%, Gambaran hitung jenis leukosit pada penderita malaria tertiana di puskesmas hamadi berdasarkan pekerjaan, terjadi peningkatan leukosit pada pelajar 37%, PNS 7%, Swasta 17%, dan IRT 15 %. Kata kunci: hitung jenis leeukosit, Neutrofil, Malaria Tertiana, Plasmodum VivaxDate : 19 Mei 2022
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 06:47
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/432

Actions (login required)

View Item
View Item