SIRUPANG, ELMATRIA (2022) GAMBARAN KEPADATAN PARASIT Plasmodium falciparum PADA DARAH KAPILER DAN DARAH VENA DENGAN ANTIKOAGULAN EDTA PADA PENDERITA MALARIA TROPIKA DI RSUD JAYAPURA TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
Elmatria Sirupang.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang. Malaria tropika adalah adalah malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum yang menyebabkan malaria berat dan satu-satunya parasit malaria yang menimbulkan penyakit mikrovaskular, karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat. Bahan untuk pemeriksaan mikroskopis dapat menggunakan sampel darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA. Tujuan Penelitian. ini adalah untuk mengetahui gambaran kepadatan parasit Plasmodium falciparum antara sampel darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA pada penderita malaria tropika di RSUD Jayapura tahun 2022. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskritif dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil. gambaran kepadatan parasit Plasmodium falciparum pada darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA di RSUD Jayapura. Densitas kepadatan parasit antara darah kapiler dan vena dengan densitas 401-800μl sebanyak 2 (5%), 800-1025μl 1 (2,5%), dan > 1.025μl sebanyak 31 (77,5%). Densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan umur paling tinggi di umur > 20 tahun sebanyak 26 orang (65%) dan kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan umur paling tinggi di umur > 20 tahun sebanyak 23 orang (57,5%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasrkan jenis kelamin paling tinggi pada laki-laki sebanyak 26 orang (65%) dan pada darah vena berdasarkan jenis kelamin paling tinggi pada laki-laki sebanyak 22 orang (55%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan etnis paling pada etnis Papua sebanyak 20 orang (50%) dan pada darah kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan etnis paling tinggi pada etnis Papua sebanyak 21 orang (52,5%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan pekerjaan paling tinggi pada swasta sebanyak 23 orang (57,5%) dan kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan pekerjaan paling tinggi pada swasta sebanyak 21 orang (52,5%). Kesimpulan. Gambaran Kepadatan Parasit Plasmodium falciparum Pada Darah Kapiler Dan Darah Vena Dengan Antikoagulan EDTA Pada Penderita Malaria Tropika Di RSUD Jayapura Tahun 2022 ditemukan densitas parasit pada darah kapiler dan darah vena dengan antikoagulan EDTA berdasarkan umur > 20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki dengan etnis Papua yang berkerja sebagai swasta.
Kata kunci: Plasmodium falciparum, jumlah parasit, kapiler, vena dengan
antikoagulan EDTA
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang. Malaria tropika adalah adalah malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum yang menyebabkan malaria berat dan satu-satunya parasit malaria yang menimbulkan penyakit mikrovaskular, karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat. Bahan untuk pemeriksaan mikroskopis dapat menggunakan sampel darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA. Tujuan Penelitian. ini adalah untuk mengetahui gambaran kepadatan parasit Plasmodium falciparum antara sampel darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA pada penderita malaria tropika di RSUD Jayapura tahun 2022. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskritif dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil. gambaran kepadatan parasit Plasmodium falciparum pada darah kapiler dan vena dengan antikoagulan EDTA di RSUD Jayapura. Densitas kepadatan parasit antara darah kapiler dan vena dengan densitas 401-800μl sebanyak 2 (5%), 800-1025μl 1 (2,5%), dan > 1.025μl sebanyak 31 (77,5%). Densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan umur paling tinggi di umur > 20 tahun sebanyak 26 orang (65%) dan kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan umur paling tinggi di umur > 20 tahun sebanyak 23 orang (57,5%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasrkan jenis kelamin paling tinggi pada laki-laki sebanyak 26 orang (65%) dan pada darah vena berdasarkan jenis kelamin paling tinggi pada laki-laki sebanyak 22 orang (55%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan etnis paling pada etnis Papua sebanyak 20 orang (50%) dan pada darah kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan etnis paling tinggi pada etnis Papua sebanyak 21 orang (52,5%), densitas kepadatan parasit pada darah kapiler berdasarkan pekerjaan paling tinggi pada swasta sebanyak 23 orang (57,5%) dan kepadatan parasit pada darah vena berdasarkan pekerjaan paling tinggi pada swasta sebanyak 21 orang (52,5%). Kesimpulan. Gambaran Kepadatan Parasit Plasmodium falciparum Pada Darah Kapiler Dan Darah Vena Dengan Antikoagulan EDTA Pada Penderita Malaria Tropika Di RSUD Jayapura Tahun 2022 ditemukan densitas parasit pada darah kapiler dan darah vena dengan antikoagulan EDTA berdasarkan umur > 20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki dengan etnis Papua yang berkerja sebagai swasta. Kata kunci: Plasmodium falciparum, jumlah parasit, kapiler, vena dengan antikoagulan EDTA |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 06:58 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/435 |

