SIAHAAN, PIETER (2022) ANALISIS INTERVENSI INOVASI KIPAS ANGIN DALAM MENGURANGI MASALAH DISPNEA PADA PASIEN DENGAN PERAWATAN HIV/AIDS DI RUANGAN PARU RSUD JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
PIETER SIAHAAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia yang menjadi wabah internasional sejak pertama kehadirannya. Kebutuhan dasar manusia yang terganggu pada pasien HIV dan AIDS salah satunya adalah oksigenasi. Pola napas tidak efektif yang disebabkan oleh dispnea dapat diberikan dengan mandiri oleh perawat yaitu berupa memberikan terapi inovasi kipas angin. Tujuan: menggambarkan kasus HIV/AIDS pada Tn.G serta mengetahui efektivitas penerapan kipas angin dalam mengurangi dispnea di Ruang Paru di RSUD Jayapura. Metode: studi kasus berdasarkan penerapan evidence based practice. Hasil implementasi Evidence Based Practice / Nursing yaitu kipas angin tangan dapat mengurangi sesak napas pada pasien HIV/AIDS. Kesimpulan: Kipas angin tangan efektif diberikan pada pasien yang mengalami sesak napas (dispnea).
Kata Kunci: HIV/AIDS, Kipas Angin, Dispnea
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar belakang: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia yang menjadi wabah internasional sejak pertama kehadirannya. Kebutuhan dasar manusia yang terganggu pada pasien HIV dan AIDS salah satunya adalah oksigenasi. Pola napas tidak efektif yang disebabkan oleh dispnea dapat diberikan dengan mandiri oleh perawat yaitu berupa memberikan terapi inovasi kipas angin. Tujuan: menggambarkan kasus HIV/AIDS pada Tn.G serta mengetahui efektivitas penerapan kipas angin dalam mengurangi dispnea di Ruang Paru di RSUD Jayapura. Metode: studi kasus berdasarkan penerapan evidence based practice. Hasil implementasi Evidence Based Practice / Nursing yaitu kipas angin tangan dapat mengurangi sesak napas pada pasien HIV/AIDS. Kesimpulan: Kipas angin tangan efektif diberikan pada pasien yang mengalami sesak napas (dispnea). Kata Kunci: HIV/AIDS, Kipas Angin, Dispnea |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 07:01 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/438 |

