SORABUT, MARGARETHA (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM KONTEKS KELUARGA BINAAN PADA TN. Y.M DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS WAENA KELURAHAN HERAM KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
20. margaretha sorabut.pdf
Restricted to Registered users only
Download (20MB)
Abstract
Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada keluarga Tn. Y.M di
jalan Yoka Distrak Heram Kabupaten Jayapura, pada tamnggal 01 juni, 04 juni dan
tanggal 08 juni 2010 mengacu pada metode kebidanan komunitas
(keluarga binaan), dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Pengkajian data merupakan langkah pertama yang menurut semua data yang
bersumber dari klien, keluarga dan pemeriksaan fisik. Semua data dan informasi
yang dikumpulkan untuk mengevaluasi keadaan klien secara lengkap. Untuk itu
bidan sebagai pelaksana asuhan dituntut memiliki kepekaan, ketelitian,wawasan
dan pengetahuan yang luas dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan.
Sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien.
2. Identifikasi masalah, diagnosa dan kebutuhan klien ditentukan berdasarkan data
yang dikumpulkan pada langkah pertama, data yang dikumpulkan harus akurat
dan benar.
3. Rencana asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah sebelumnya. Bidan
sebagai perumus rencana, membuat rencana berdasarkan kebutuhan klien. Semua
keputusan yang dikembangkan dalam asuhan menyeluruh ini harus rasonal dan
benar-benar teori.
4. Pelaksanaan rencana dilakukan oleh bidan, bidan akan melakukan tindakan
sesuai dengan ketampilan yang dimilikinya secara efisien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan pada keluarga Tn. Y.M di jalan Yoka Distrak Heram Kabupaten Jayapura, pada tamnggal 01 juni, 04 juni dan tanggal 08 juni 2010 mengacu pada metode kebidanan komunitas (keluarga binaan), dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pengkajian data merupakan langkah pertama yang menurut semua data yang bersumber dari klien, keluarga dan pemeriksaan fisik. Semua data dan informasi yang dikumpulkan untuk mengevaluasi keadaan klien secara lengkap. Untuk itu bidan sebagai pelaksana asuhan dituntut memiliki kepekaan, ketelitian,wawasan dan pengetahuan yang luas dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien. 2. Identifikasi masalah, diagnosa dan kebutuhan klien ditentukan berdasarkan data yang dikumpulkan pada langkah pertama, data yang dikumpulkan harus akurat dan benar. 3. Rencana asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah sebelumnya. Bidan sebagai perumus rencana, membuat rencana berdasarkan kebutuhan klien. Semua keputusan yang dikembangkan dalam asuhan menyeluruh ini harus rasonal dan benar-benar teori. 4. Pelaksanaan rencana dilakukan oleh bidan, bidan akan melakukan tindakan sesuai dengan ketampilan yang dimilikinya secara efisien. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 26 Dec 2025 09:21 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/44 |

