-, RENY (2022) ANALISIS PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PASIEN POST OPERASI DEBRIDEMENT ATAS INDIKASI ABSES PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DI RUANG BEDAH RSUD ABEPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
RENY.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang: Penyakit infeksi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat. Salah satunya adalah abses yang disebabkan oleh bakteri, biasanya abses terbentuk karena adanya akumulasi nanah terbentuk oleh jaringan granulasi dan jika dibiarkan akan bertambah parah dan menyebabkan rasa sakit pada penderitanya. Salah satu penangganan abses adalah dengan deberidement. Pada kondisi pots operasi debridement, yang dibutuhkan oleh pasien adalah manajemen nyeri. Manajemen nyeri non farmakologis dapat memperkuat kerja analgetik dan mempersingkat durasi nyeri pasien, salah satu contohnya adalah teknik relaksasi nafas dalam.
Metode:Metode penelitian yang di gunakan dalam penyusunan Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan laporan studi kasus. Pada penulisan metode ilmiah sesuai dengan kaidah dari proses keperawatan yang meliputi: Pengkajian, Analisa data, Intervensi keperawatan, Implementasi serta Evaluasi.
Hasil:Pada tahap pengkajian diperoleh data pasien mengeluh nyeri pada punggungnya akibat luka operasi dengan skala nyeri 5, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk, nyeri bertambah berat saat bergerak dan nyeri dirasakan terus menerus. Terdapat balutan perban di punggung sebelah kiri pasien akibat tindakan operasi debridement. Setelah di lakukan pemberian intervensi dengan relaksasi Nafas dalam selama 3 hari pada Tn. A masalah keperawatan dapat teratasi.
Kesimpulan:Bahwa prioritas diagnosa keperawatan utama adalah Nyeri Akut, dan diagnosa ke dua gangguan integritas kulit. Dari hasil analisa keperawatan dengan intervensi yang diberikan meliputi teknik relaksasi nafas dalam, kompres hangat dan teknik imajinasi terbimbing mampu merilekskan dapat dibuktikan efektif dalam menurunkan rasa nyeri pasien. Peranan keluarga juga cukup penting dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada pasien yaitu mengedukasikan teknik napas dalam khususnya pasien untuk mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan.
Kata Kunci: Abses, Debridement, Teknik Relaksasi Nafas Dalam
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar belakang: Penyakit infeksi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat. Salah satunya adalah abses yang disebabkan oleh bakteri, biasanya abses terbentuk karena adanya akumulasi nanah terbentuk oleh jaringan granulasi dan jika dibiarkan akan bertambah parah dan menyebabkan rasa sakit pada penderitanya. Salah satu penangganan abses adalah dengan deberidement. Pada kondisi pots operasi debridement, yang dibutuhkan oleh pasien adalah manajemen nyeri. Manajemen nyeri non farmakologis dapat memperkuat kerja analgetik dan mempersingkat durasi nyeri pasien, salah satu contohnya adalah teknik relaksasi nafas dalam. Metode:Metode penelitian yang di gunakan dalam penyusunan Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan laporan studi kasus. Pada penulisan metode ilmiah sesuai dengan kaidah dari proses keperawatan yang meliputi: Pengkajian, Analisa data, Intervensi keperawatan, Implementasi serta Evaluasi. Hasil:Pada tahap pengkajian diperoleh data pasien mengeluh nyeri pada punggungnya akibat luka operasi dengan skala nyeri 5, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk, nyeri bertambah berat saat bergerak dan nyeri dirasakan terus menerus. Terdapat balutan perban di punggung sebelah kiri pasien akibat tindakan operasi debridement. Setelah di lakukan pemberian intervensi dengan relaksasi Nafas dalam selama 3 hari pada Tn. A masalah keperawatan dapat teratasi. Kesimpulan:Bahwa prioritas diagnosa keperawatan utama adalah Nyeri Akut, dan diagnosa ke dua gangguan integritas kulit. Dari hasil analisa keperawatan dengan intervensi yang diberikan meliputi teknik relaksasi nafas dalam, kompres hangat dan teknik imajinasi terbimbing mampu merilekskan dapat dibuktikan efektif dalam menurunkan rasa nyeri pasien. Peranan keluarga juga cukup penting dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada pasien yaitu mengedukasikan teknik napas dalam khususnya pasien untuk mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan. Kata Kunci: Abses, Debridement, Teknik Relaksasi Nafas Dalam |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 07:17 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/443 |

