SALAMBA, SIMON (2022) ANALISIS PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN PADA PASIEN EFUSI PLEURA DENGAN INTERVENSI POSITIONING DAN MONITORING WATER SEAL DRAINASE ( WSD ) TERHADAP POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RUMAH SAKIT MITRA MASYARAKAT TIMIKA PAPUA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SIMON SALAMBA.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan: Peneliti melakukan observasi dan wawancara di ruang Bedah Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika mika Papua selama 3 hari. Hasil studi pendahuluan menunjukkan lebih dari 50% pasien yang dilakukan pemasangan WSD adalah dengan efusi pleura. Salah satu masalah keperawatan yang membutuhkan penanganan adalah pola nafas tidak efektif. Intervensi keperawatan positioning dan monitoring WSD merupakan tindakan mandiri keperawatan. Positioning bertujuan untuk meningkatkan ekspansi paru dan mengurangi tekanan dari abdomen ke diafragma sehingga membuat oksigen di dalam paru semakin meningkat sehingga mengurangi sesak nafas, sedangkan monitoring water seal drainase (WSD) juga merupakan tindakan perawat yang penting untuk dilakukan guna melihat perkembangan pasien dan kepatenan pemasangan selang WSD dan mengantisipasi komplikasi yang dapat terjadi akibat pemasangan WSD yang dapat membahayakan pasien.
Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah untuk menganalisis keefektifan intervensi positioning dan monitoring WSD pada pasien dengan efusi pleura.
Metode: Pengambilan sampel dalam KIAN ini adalah purposive sampling yaitu sampel dipilih sesuai kriteria yang diinginkan peneliti dengan sampel sebanyak 1 pasien efusi pleura post pemasangan WSD.
Hasil: KIAN ini menunjukkan bahwa tindakan positioning (fowler dan semi Fowler) dan monitoring WSD terbukti efektif dalam meringankan pola nafas tidak efektif pada pada pasien efusi pleura dengan pemasangan WSD
Kesimpulan: Intervensi inovasi positioning dan monitoring WSD efektif dalam penatalaksanaan sanaan pola pola nafas tidak efektif yang dibuktikan dengan penurunan dyspnea.
Saran: Disarankan kepada institusi Rumah Sakit, institusi pendidikan, perawat pelaksana dan perawat peneliti agar menggunakan tindakan positioning dan monitoring WSD dalam mengelolah masalah pola nafas tidak efektif pasien efusi pleura.
Kata Kunci: Efusi pleura, WSD, pola nafas tidak efektif, positioning, monitoring
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pendahuluan: Peneliti melakukan observasi dan wawancara di ruang Bedah Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika mika Papua selama 3 hari. Hasil studi pendahuluan menunjukkan lebih dari 50% pasien yang dilakukan pemasangan WSD adalah dengan efusi pleura. Salah satu masalah keperawatan yang membutuhkan penanganan adalah pola nafas tidak efektif. Intervensi keperawatan positioning dan monitoring WSD merupakan tindakan mandiri keperawatan. Positioning bertujuan untuk meningkatkan ekspansi paru dan mengurangi tekanan dari abdomen ke diafragma sehingga membuat oksigen di dalam paru semakin meningkat sehingga mengurangi sesak nafas, sedangkan monitoring water seal drainase (WSD) juga merupakan tindakan perawat yang penting untuk dilakukan guna melihat perkembangan pasien dan kepatenan pemasangan selang WSD dan mengantisipasi komplikasi yang dapat terjadi akibat pemasangan WSD yang dapat membahayakan pasien. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah untuk menganalisis keefektifan intervensi positioning dan monitoring WSD pada pasien dengan efusi pleura. Metode: Pengambilan sampel dalam KIAN ini adalah purposive sampling yaitu sampel dipilih sesuai kriteria yang diinginkan peneliti dengan sampel sebanyak 1 pasien efusi pleura post pemasangan WSD. Hasil: KIAN ini menunjukkan bahwa tindakan positioning (fowler dan semi Fowler) dan monitoring WSD terbukti efektif dalam meringankan pola nafas tidak efektif pada pada pasien efusi pleura dengan pemasangan WSD Kesimpulan: Intervensi inovasi positioning dan monitoring WSD efektif dalam penatalaksanaan sanaan pola pola nafas tidak efektif yang dibuktikan dengan penurunan dyspnea. Saran: Disarankan kepada institusi Rumah Sakit, institusi pendidikan, perawat pelaksana dan perawat peneliti agar menggunakan tindakan positioning dan monitoring WSD dalam mengelolah masalah pola nafas tidak efektif pasien efusi pleura. Kata Kunci: Efusi pleura, WSD, pola nafas tidak efektif, positioning, monitoring |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 07:43 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/451 |

