LAMUSA, YUNILCI AYUNTOWE (2022) ANALISIS PENERAPAN TINDAKAN KEPERAWATAN PIJAT KAKI DALAM MENGATASI KETIDAKEFEKTIFAN PERFUSI JARINGAN PERIFER PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT MITRA MASYARAKAT TIMIKA PAPUA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
YUNILCI AYUNTOWE LAMUSA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. World Health Organization memberikan batasan n tekanan tekanan darah normal adalah 140/90 mmHg dan tekanan darah > 140/90 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi. Salah satu masalah keperawatan yang ditemukan pada penderita hipertensi adalah perfusi jaringan perifer tidak efektif yang disebabkan adanya hambatan aliran darah ke bagian perifer tubuh. Hambatan ini yang menyebabkan tekanan pada dinding pembuluh darah meningkat sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer adalah dengan pendekatan secara farmakologis dan non farmakologis. Upaya non farmakologis terapi pijat kaki yang dilakukan dapat melancarkan peredaran darah sampai ke bagian perifer tubuh, menurunkan tekanan darah, membuat pasien lebih rileks dan mengurangi tingkat stress.
Tujuan: Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menganalisis intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki dalam mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer pada penderita hipertensi.
Metode: Dalam pelaksanaan asuhan keperawatan digunakan metode observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi pada pasien.
Hasil: Setelah dilakukan intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki pada penderita hipertensi selama 3 (tiga) hari dengan waktu 20 menit setiap sesi, keefektifan perfusi jaringan perifer cukup meningkat yang ditandai dengan akral teraba hangat, nadi teraba kuat, pengisian kapiler ekstremitas kanan bagian atas dan bawah ≤ 3 detik, tekanan darah dalam batas normal < 140/90 Mmhg serta peningkatan kekuatan otot.
Kesimpulan: Intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki yang dilakukan menunjukkan adanya pengaruh dalam mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer pada penderita hipertensi
Kata Kunci: Hipertensi, ketidakefektifan perfusi jaringan perifer, terapi pijat kaki.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar belakang: Hipertensi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. World Health Organization memberikan batasan n tekanan tekanan darah normal adalah 140/90 mmHg dan tekanan darah > 140/90 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi. Salah satu masalah keperawatan yang ditemukan pada penderita hipertensi adalah perfusi jaringan perifer tidak efektif yang disebabkan adanya hambatan aliran darah ke bagian perifer tubuh. Hambatan ini yang menyebabkan tekanan pada dinding pembuluh darah meningkat sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer adalah dengan pendekatan secara farmakologis dan non farmakologis. Upaya non farmakologis terapi pijat kaki yang dilakukan dapat melancarkan peredaran darah sampai ke bagian perifer tubuh, menurunkan tekanan darah, membuat pasien lebih rileks dan mengurangi tingkat stress. Tujuan: Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menganalisis intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki dalam mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer pada penderita hipertensi. Metode: Dalam pelaksanaan asuhan keperawatan digunakan metode observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi pada pasien. Hasil: Setelah dilakukan intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki pada penderita hipertensi selama 3 (tiga) hari dengan waktu 20 menit setiap sesi, keefektifan perfusi jaringan perifer cukup meningkat yang ditandai dengan akral teraba hangat, nadi teraba kuat, pengisian kapiler ekstremitas kanan bagian atas dan bawah ≤ 3 detik, tekanan darah dalam batas normal < 140/90 Mmhg serta peningkatan kekuatan otot. Kesimpulan: Intervensi inovatif keperawatan terapi pijat kaki yang dilakukan menunjukkan adanya pengaruh dalam mengatasi ketidakefektifan perfusi jaringan perifer pada penderita hipertensi Kata Kunci: Hipertensi, ketidakefektifan perfusi jaringan perifer, terapi pijat kaki.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 08:33
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/470

Actions (login required)

View Item
View Item